Laporan Wartawan TribunJatim.com, M Romadoni
TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO – Gerbong mutasi besar-besaran yang digulirkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mulai memicu pergeseran di sejumlah lini.
Usai pelantikan massal 30 pejabat administrator untuk posisi Camat dan Sekretaris Kecamatan (Sekcam), sejumlah pos jabatan strategis di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini dilaporkan mengalami kekosongan.
Salah satu pos krusial yang lowong berada di lingkup Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, tepatnya pada posisi Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.
Jabatan ini sebelumnya diisi oleh Sya'dillah, yang kini resmi naik promosi menjadi Camat Jatirejo.
Merespons kekosongan tersebut, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin, bergerak cepat dengan menyiapkan skenario pengisian jabatan sementara.
Baca juga: Meski Dapur MBG Dihentikan, Pekerja SPPG di Mojokerto Ternyata Tetap Masuk Bekerja
"Sementara waktu, jabatan Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi yang ditinggalkan oleh Pak Sya'dillah akan diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Ini dilakukan sambil menunggu mekanisme penunjukan dan pelantikan pejabat definitif oleh pimpinan," ujar Rinaldi, Jumat (19/6/2026).
Pria asal Medan ini menggarisbawahi bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pemulihan sarana dan prasarana pascabencana di lapangan. Ia memastikan seluruh tugas, fungsi, dan pelayanan kedaruratan dari Bidang Rehab-Rekon tetap berjalan normal.
"Untuk urusan pemulihan pascabencana tidak ada kendala sama sekali. Di lingkungan BPBD Mojokerto, kami sudah terbiasa bekerja secara kolektif kolegial, bahu-bahu dengan semangat kebersamaan lewat jargon 'TANGGUH REK'," tegas Rinaldi sembari menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas tugas baru yang diemban Sya'dillah.
Sebagaimana diketahui, roda mutasi ini resmi bergulir setelah Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, melantik secara resmi para Camat dan Sekcam di Pendopo Graha Maja Tama (GMT) Pemkab Mojokerto, Rabu (17/6/2026).
Langkah berani ini diambil oleh kepala daerah yang akrab disapa Gus Barra tersebut untuk menyudahi kepemimpinan berstatus Pelaksana Tugas (Plt) yang selama ini mengisi kursi-kursi di sejumlah kecamatan. Total ada 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) berprestasi yang digeser untuk memperkuat struktur wilayah.
Gus Barra menekankan, penyegaran struktural ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah daerah untuk memperkokoh fondasi pelayanan publik di tingkat akar rumput.
"Pelantikan ini merupakan komitmen kita bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang berorientasi langsung pada pelayanan masyarakat. Target kita adalah mewujudkan birokrasi di Mojokerto yang profesional, berintegritas tinggi, adaptif, akuntabel, dan ramah pelayanan publik," pungkas Gus Barra.
Daftar Lengkap Camat dan Sekcam yang Baru Dilantik:
Jajaran Camat:
Jajaran Sekretaris Kecamatan (Sekcam):
15. Sekcam Ngoro: Yuyun Machsusiyah
16. Sekcam Pungging: Akhmad Khoirul
17. Sekcam Mojosari: Sugiantoro
18. Sekcam Pacet: Hari Prasetiyo
19. Sekcam Gondang: Abdul Rokhim
20. Sekcam Jatirejo: Fitrada Malviantoro
21. Sekcam Trawas: Herry Purwanto
22. Sekcam Trowulan: Tian Wijiastuti
23. Sekcam Sooko: Jainul Mahmud
24. Sekcam Puri: Nur Wiyoto
25. Sekcam Gedeg: Kusnadi
26. Sekcam Kemlagi: Agus Supriyanto
27. Sekcam Dawarblandong: Muhammad Yudha Perkasa
28. Sekcam Kutorejo: Rizqy Dwi Lubabah
29. Sekcam Mojoanyar: Tito Helmy Prasanda
30. Sekcam Bangsal: Mohammad Afiyanto