Update Kebakaran Warung Sembako di Nunukan, Garis Polisi Terpasang, Kerugian Ditaksir Rp1,3 Miliar
Amiruddin June 20, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Berikut ini update kebakaran warung sembako di Nunukan, kini garis polisi telah terpasang, dan kerugian ditaksir sekitar Rp1,3 Miliar. 

Kebakaran melanda sebuah toko sembako di Jalan RA Kartini RT 007, Kelurahan Nunukan Tengah, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ( Kaltara ), Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 21.00 WITA malam.

Kebakaran tersebut sontak menggegerkan warga sekitar setelah kepulan asap tebal tiba-tiba terlihat keluar dari bagian belakang bangunan.

 

KONDISI PASCA KEBAKARAN - Kondisi toko sembako milik Ian di Jalan RA Kartini RT 07, Nunukan Tengah, usai dilalap si jago merah, Jumat (19/6/2026) malam. Api yang diduga muncul dari bagian belakang bangunan menghanguskan toko beserta isinya. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid)
KONDISI PASCA KEBAKARAN - Kondisi toko sembako milik Ian di Jalan RA Kartini RT 07, Nunukan Tengah, usai dilalap si jago merah, Jumat (19/6/2026) malam. Berikut ini update kebakaran warung sembako di Nunukan, kini garis polisi telah terpasang, dan kerugian ditaksir sekitar Rp1,3 Miliar. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid) (TribunKaltara.com/Andi Pausiah)

Baca juga: Detik-detik Kebakaran Warung Sembako di Nunukan, Pemilik Pulang Kampung, Lengkap Penjelasan Damkar

Tak lama, api dengan cepat membesar, dan melahap seluruh isi toko.

Kapolsek Nunukan, Iptu D Barasa, melalui Kasi Humas Polres Nunukan, Ipda Sunarwan, dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan kebakaran tersebut.

“Begitu menerima informasi, personel langsung mendatangi TKP, melakukan pengamanan, membantu proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan Damkar Nunukan untuk pemadaman,” ungkapnya.

Api diketahui mulai terlihat sekitar pukul 21.00 WITA, dan dengan cepat membesar karena bangunan didominasi material kayu, serta banyaknya barang dagangan yang mudah terbakar di dalam toko.

Sekitar pukul 21.10 WITA, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Nunukan tiba di lokasi dengan 6 unit mobil pemadam, dan langsung berjibaku memadamkan api yang sudah terlanjur membesar.

Setelah upaya intensif selama hampir satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WITA, dan dipastikan tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.

 

KEBAKARAN WARUNG SEMBAKO - Asap tebal membumbung dari warung sembako yang terbakar di kawasan Pasir Putih, Nunukan Tengah, Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (19/6/2026) malam. Petugas damkar berupaya memadamkan api di lokasi kejadian.
KEBAKARAN WARUNG SEMBAKO - Asap tebal membumbung dari warung sembako yang terbakar di kawasan Pasir Putih, Nunukan Tengah, Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (19/6/2026) malam. Simak update kebakaran warung sembako di Nunukan, kini garis polisi telah terpasang, dan kerugian ditaksir sekitar Rp1,3 Miliar.  (TribunKaltara.com/Fatimah Majid)

 

Baca juga: Breaking News, Kebakaran Hanguskan Warung Sembako di Kawasan Pasir Putih Nunukan

 

Kerugian Ditaksir Rp1,3 Miliar 

Dari hasil pendataan awal kepolisian, kebakaran ini menghanguskan satu unit bangunan toko sembako beserta seluruh isi dagangan di dalamnya.

Kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp1.300.000.000,-.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka.

Iptu D Barasa menegaskan, bahwa hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polres Nunukan, bersama Unit Reskrim Polsek Nunukan.

 

KEBAKARAN WARUNG SEMBAKO - Kebakaran melanda sebuah warung sembako di kawasan Pasir Putih, Kelurahan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, Kaltara, Jumat (19/6/2026) malam. Petugas Damkar berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan di lokasi kejadian.
KEBAKARAN WARUNG SEMBAKO - Kebakaran melanda sebuah warung sembako di kawasan Pasir Putih, Kelurahan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, Kaltara, Jumat (19/6/2026) malam. Simak update kebakaran warung sembako di Nunukan, kini garis polisi telah terpasang, dan kerugian ditaksir sekitar Rp1,3 Miliar. (TribunKaltara.com/Fatimah Majid)

 

Namun berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sementara, titik awal api diduga berasal dari bagian belakang bangunan, yang digunakan sebagai area penyimpanan barang.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran secara ilmiah dan akurat,” tambahnya.

Pantauan TribunKaltara.com pagi ini Sabtu (20/6/2026) lokasi kejadian masih dipasang garis polisi,  dan petugas terus melakukan pendalaman untuk mengungkap sumber api yang menyebabkan kebakaran hebat tersebut.

(*)

Penulis: Fatimah Majid

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.