Jepang Favorit Raih Kemenangan Perdana, Tunisia Diterpa Krisis Usai Dibantai Swedia
Nuryanti June 20, 2026 12:24 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Sejak awal Piala Dunia 2026, Jepang bukanlah sosok tim yang bisa dipandang sebelah mata, dan terbukti pada matchday pertama tim asuhan Hajime Moriyasu itu berhasil menahan imbang Belanda dengan permainan atraktif yang berakhir 2-2.

Pada matchday kedua akhir pekan ini, Jepang akan melanjutkan perjalanan di Piala Dunia 2026 Grup F dengan melawan Tunisia di Estadio Monterrey pada Minggu (21/6/2026) pukul 11.00 WIB.

Menurut pelatih PS Pemkot kota Bangka, Eriyanto, Jepang dinilai bisa mengatasi perlawanan Tunisia. Tim yang pada laga pertamanya dibabat habis oleh Swedia dengan skor mencolok 5-1.

Jepang memiliki kedalaman skuad yang baik, tidak hanya itu, perjalanan mereka sejauh ini berdasarkan pengalaman, pembinaan, dan kualitas individu pemain yang mumpuni.

Oleh sebab itu laga pertama melawan Belanda Jepang dapat mengimbanginya. Dari 26 pemain yang dibawa Hajime Moriyasu, hanya tiga pemain yang berkompetisi di liga domestik, 23 pemain lainnya tersebar di berbagai negara Eropa.

"Kedalaman skuad Jepang masih lebih kuat dibanding Tunisia, ditambah faktor pengalaman dan stabilitas tim," kata Eriyanto kepada Bangka Pos.

"Banyak orang mungkin tidak memahami bahwa kekuatan sepak bola Jepang saat ini bukan hanya terletak pada kualitas pemainnya, tetapi juga pada sistem dan pembinaan yang mereka miliki," sambyngnya.

Eriyanto memprediksi, Jepang bisa mengalahkan Tunisia dengan skor 2-0.

Analyst Opta juga mengeluarkan yang hampir serupa dengan Eriyanto, bahwa Jepang memiliki peluang menang lebih besar daripada Tunisia.

Peluangnya mencapai 61,3 persen, 15,8 milik Tunisia, dan sisanya 22,9?rakhir imbang.

Tim asuhan Hajime Moriyasu telah membuktikan diri sebagai tim yang sangat sulit dikalahkan. Meskipun kebobolan di setiap tujuh pertandingan Piala Dunia sejak 2018, Jepang hanya dua kali kalah, tiga kali menang dan 2 seri.

Dalam hal ini, Moriyasu memahami betul bagaimana kondisi pemain dan timnya saat berlaga di lapangan, termasuk dengan kedalaman skuad yang dia miliki.

Jepang adalah salah satu tim yang berhasil memanfaatkan pemain pengganti untuk mengubah keadaan.

Lima dari tujuh gol Jepang sejak awal Piala Dunia 2022 dicetak (3) dan dibantu (2) oleh pemain pengganti.

Penumpang berada di dalam Commuter Line Tematik Piala Dunia 2026 di Stasin Jakarta Kota, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Menghadirkan semangat FIFA World Cup™ ke dalam keseharian masyarakat, Coca-Cola Indonesia menghadirkan pengalaman bertema turnamen di sejumlah rangkaian Commuter Line pada rute Cikarang (jalur biru) dan Bogor (jalur merah), yang menjangkau ribuan komuter Jakarta hingga akhir Juni. Instalasi khusus bertema FIFA World Cup ini mengubah perjalanan sehari-hari menjadi bagian dari perayaan sepak bola, sehingga setiap perjalanan menjadi kesempatan untuk merasakan dan berbagi semangat dari ajang olahraga paling populer di dunia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Penumpang berada di dalam Commuter Line Tematik Piala Dunia 2026 di Stasin Jakarta Kota, Jakarta, Rabu (17/6/2026). Menghadirkan semangat FIFA World Cup™ ke dalam keseharian masyarakat, Coca-Cola Indonesia menghadirkan pengalaman bertema turnamen di sejumlah rangkaian Commuter Line pada rute Cikarang (jalur biru) dan Bogor (jalur merah), yang menjangkau ribuan komuter Jakarta hingga akhir Juni. Instalasi khusus bertema FIFA World Cup ini mengubah perjalanan sehari-hari menjadi bagian dari perayaan sepak bola, sehingga setiap perjalanan menjadi kesempatan untuk merasakan dan berbagi semangat dari ajang olahraga paling populer di dunia. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Termasuk pada match terakhir melawan Belanda saat gol penyama kedudukan tercipta pada menit ke-89 berkat bantuan pemain pengganti Koki Ogawa.

Sementara Tunisia dalam kondisi yang tidak menentu. Baru satu pertandingan Piala Dunia, kepala pelatih Sabri Lamouchi harus meninggalkan tempatnya dan digantikan dengan Herve Renard.

Lamouchi ditunjuk sebagai pelatih kepala pada Januari 2026, dan dia telah memimpin dalam lima pertandingan.

Dari jumlah tersebut, hanya satu yang berhasil dimenangkan oleh Tunisia.

Kekalahan mencolok 5-1 dari Swedia menjadi kekalahan terberat mereka di Piala Dunia. Tunisia hanya kebobolan lebih banyak gol secara keseluruhan di satu edisi turnamen pada tahun 2018 (8 gol) dan 2006 (6 gol).

Tunisia menjadi tim kedua yang tercatat sejak tahun 1966 yang kebobolan tiga gol dari luar kotak penalti dalam pertandingan Piala Dunia setelah Chile vs Jerman pada tahun 1982.

Momen inilah yang dinilai Eriyanto bahwa Jepang dapat mengatasi perlawanan Tunisia dengan memanfaatkan rapuhnya lini pertahanan mereka.

"Ini kesempatan bagi Jepang untuk memanfaatkan kondisi Tunisia yang sedang rapuh," bebernya.

"Apakah pergantian pelatih akan memengaruhi hasil pertandingan nanti? Saya rasa sangat berpengaruh," jelasnya.

Tunisia dan Jepang bertemu di Piala Dunia untuk kedua kalinya.

Pertemuan pertama mereka terjadi di babak penyisihan grup tahun 2002, di mana Jepang menang 2-0.

Tunisia hanya memenangkan satu dari enam pertandingan melawan Jepang, kemenangan 3-0 dalam laga persahabatan di Piala Kirin pada Juni 2022.

Lima laga lainnya dimenangkan oleh tim Samurai Biru -julukan Jepang-.

Prediksi susunan pemain Tunisia vs Jepang

Tunisia

Chamakh, Abdi, Talbi, Rekik, Valery, Khedira, Skhiri, Ben Slimane, Mejbri, Achouri, Chaouat.

Pelatih: Herve Renard

Jepang

Suzuki, Ito, Takiguchi, Watanabe, Doan, Sano, Kamada, Nakamura, Maeda, Junya Ito, Ayase Ueda.

Pelatih: Hajime Moriyasu

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.