Tribunlampung.co.id, Brebes - Sempat viral usai hanya diberi uang Rp 100 ribu, juru parkir penyelamat uang Rp 3,6 miliar dari aksi percobaan pencurian dengan modus pecah kaca, kini diberi hadiah umrah.
Baca Juga: Teriakan Nenek Kusriyanti Selamatkan Uang Rp3,6 Miliar, Rampoknya Ketakutan
Dalam waktu dekat, Kusmiah (61) akan diberangkatkan umroh oleh H Kliwon Alwawan korban yang uangnya diselamatkan.
Diketahui korban beserta istri mendatangi kediaman Kusmiah di Kecamatan Jatibarang pada Kamis (18/6/2026).
Sebagai ucapan terima kasih, Kliwon mengajak Kusmiah untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci.
Sebelumnya sebagai ungkapan terima kasih, Kliwon hanya memberikan Rp 100 ribu kepada Kusmiah yang dibagikan kepada tiga rekan lainnya.
Kabar ini pun langsung viral karena imbalan tak sebanding dengan risiko yang dilakukan Kusmiah.
"Awalnya ya saya ngga ngomong apa-apa sama Pak Haji Kliwon-nya, di bilangnya bu saya ke sini dari Kluwut mau silaturahmi tapi sebagai tanda terimakasih, saya mau ngajak umrah mau ngga," katanya menirukan Kliwon saat ditemui media di kediamannya pada Jumat 19 Juni 2026 sore.
Mendengar tawaran tersebut, Kusmiah sontak terharu dan tak mengira akan mendapatkan hadiah umrah ke tanah suci.
"Ya kalo pak haji sama bu haji mau ngajak umrah saya, ya silahkan. Saya maturnuwun sanget."
"Umrah sendiri saya ngga puny duit, njenengan mau ngebrangkatin ya Alhamdulillah Pak Haji, saya bilang seperti itu," ucapnya sambil menangis haru.
Usai pertemuan kemarin, Kusmiah hari ini kemudian dikabarkan telah melakukan proses pengurusan paspor.
Sejumlah koper baru juga tengah disiapkan untuk membawa perbekalan Kusmiah selama di tanah suci.
"Pagi tadi ada orang ke sini, minta KTP sama KK untuk bikin Parpor, katanya mau berangkat tanggal 7 Agustus mendatang," katanya.
Ditemui terpisah, korban Kliwon menceritakan, hingga saat ini dirinya masih teringat kejadian aksi percobaan pencurian tersebut.
Sambil mata berkaca-kaca Kliwon mengungkapkan bahwa sehari setelah kejadian, dirinya langsung meminta sang adik mencari alamat Kusmiah.
"Bukan karena uangnya. Saya dan keluarga merasa ditolong dengan sangat ikhlas. Bu Kusmiah tidak mengenal kami, tapi beliau berani mengambil risiko demi membantu orang lain," ujarnya.
Ia mengaku masih sangat terpukul karena baru saja mengalami peristiwa yang hampir membuat uang miliaran rupiah miliknya raib.
Terkait dengan ajakan ibadah umrah, Kliwon membantah bahwa keputusannya itu diambil setelah viral soal imbalan kepada Kusmiah.
"Saat itu saya panik dan gemetar. Saya baru saja mengalami kejadian yang luar biasa. Jadi bukan berarti saya hanya ingin memberi Rp100 ribu."
"Saya datang ke rumah Bu Kusmiah bukan karena setelah viral, tapi saya dan istri ikhlas untuk mengajak Bu Kusmiah umroh, setelah beliau mengungkapkan ingin melihat Kakbah," tukasnya.
Sumber: TribunJateng.com