Sekda Aceh Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif Nasional 2026
Muliadi Gani June 20, 2026 11:50 AM

 

PROHABA.CO, BANDA ACEH - Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun SIP MPA, menerima anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai Tokoh Inspiratif Nasional 2026.

Penghargaan itu diterima Sekda Aceh dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6/2026).

Penghargaan yang diberikan berdasarkan Surat Usulan Pengurus SMSI Aceh Nomor 048/SMSI-Aceh/VI/2026 itu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan, dan kontribusi M Nasir dalam mendorong kemajuan pemerintahan, pembangunan daerah, olahraga, serta kemitraan dengan media.

Bersama Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur H Fadhlullah SE (Dek Fadh), Sekda M Nasir turut mengawal berbagai agenda reformasi birokrasi yang berhasil mengantarkan Pemerintah Aceh meraih predikat A- dalam evaluasi reformasi birokrasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Hasil evaluasi tahun 2025 tersebut menunjukkan Indeks Reformasi Birokrasi Pemerintah Aceh mencapai angka 82,73, meningkat dari 79,69 pada tahun sebelumnya yang masih berada pada predikat BB.

“Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemerintah Aceh dalam memperkuat kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan,” kata Ketua SMSI Pusat, Firdaus MSi.

Selain itu, Pemerintah Aceh melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mencatat prestasi dengan menempati peringkat pertama di Sumatra dan peringkat ketujuh nasional dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025.

Baca juga: Sekda Aceh Tegaskan Pemanfaatan TKD Pascabencana Harus Berdampak Langsung pada Masyarakat  

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh memperoleh skor 83,43 poin, sekaligus menjadi provinsi dengan nilai IDI tertinggi di Sumatra.

Prestasi tersebut menunjukkan semakin menguatnya kualitas demokrasi dan partisipasi publik di Aceh. 

Dedikasi M Nasir juga terlihat di bidang olahraga.

Ia membantu Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh mempersiapkan kontingen Aceh pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 hingga berhasil menempatkan Aceh dalam jajaran enam besar nasional.

Ketangguhan kepemimpinan M Nasir juga terlihat saat Aceh menghadapi bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah pada akhir November 2025 lalu.

Sebagai Kepala Pos Komando Penanggulangan Bencana Aceh, M Nasir membangun koordinasi yang kuat dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/ kota terdampak, serta berbagai unsur lain seperti TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.

“Di bidang komunikasi publik, M Nasir dikenal sebagai figur yang terbuka dan menjalin kemitraan yang baik dengan insan pers,” kata Ketua SMSI Aceh, Aldin Nainggolan.

“Hubungan yang harmonis dengan berbagai organisasi media, termasuk SMSI, menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan informasi pembangunan yang transparan, akurat, dan terpercaya kepada masyarakat,” tambahnya.

Baca juga: Pemko Banda Aceh Terima Penghargaan Keterbukaan Informasi Tertinggi se-Aceh

Itulah sebabnya, kata Aldin, SMSI menganugerahkan penghargaan Tokoh Inspiratif Nasional 2026 kepada Sekda Aceh, M Nasir Syamaun SIP MPA. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SMSI atas penganugerahan ini.

Harapan saya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh penerima anugerah untuk terus berkontribusi bagi kebaikan di masa depan.

Masyarakat menanti kinerja nyata dari kita.

Karena itu, tanggung jawab kita adalah menjaga kepercayaan ini dan menjadikannya pemacu semangat untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat luas,” ujar M Nasir usai menerima penghargaan.

Pada kesempatan itu, Sekda Aceh juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Aceh sedang berjuang mengawal proses revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA).

Untuk itu, ia mengharapkan dukungan dan perhatian dari seluruh insan pers dalam mengawal berbagai agenda strategis pembangunan Aceh.

“Terima kasih kepada rekanrekan media, khususnya SMSI Aceh, yang selama ini secara konsisten membantu Pemerintah Aceh dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kualitas pendidikan di Aceh,” katanya.

Lebih lanjut, M Nasir menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata dan pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menjaga amanah ini dengan terus meningkatkan kinerja demi mewujudkan masa depan Aceh yang lebih maju, sejahtera, dan gemilang,” pungkas M Nasir.

(Jamaluddin)

Baca juga: Suami Tusuk Istri Saat Pengambilan Rapor Anak di Semarang, Terancam 10 Tahun Penjara

Baca juga: Guru SMK di Kediri Ditahan Polisi, Diduga Lakukan Asusila terhadap Murid dan Menyamar jadi Perempun

Baca juga: Mahasiswa USK Raih Emas di IYBC 2026 Lewat Inovasi Hand Cream Berbahan Jamblang dan Nilam

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.