Vinicius Junior dan Matheus Cunha Antar Selecao Menang 3-0, Brasil Naik ke Puncak Grup C
Mesya Marasabessy June 20, 2026 12:52 PM

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Timnas Brasil tampil dominan saat membungkam Haiti dengan skor 3-0 pada laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 di Philadelphia Stadium, Sabtu (20/6/2026).

Kemenangan meyakinkan ini sekaligus mengantarkan Selecao memuncaki klasemen sementara Grup C dengan koleksi empat poin.

Seluruh gol Brasil lahir pada babak pertama melalui dua gol Matheus Cunha dan satu gol Vinicius Junior. 

Sementara Haiti dipastikan menjadi tim pertama yang tersingkir dari fase grup setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Sejak peluit awal dibunyikan, pasukan Carlo Ancelotti langsung menguasai jalannya pertandingan dan terus menekan lini pertahanan Haiti.

Pada menit ke-12, Brasil sebenarnya sempat membuka keunggulan lewat Raphinha. 

Namun gol tersebut dianulir wasit setelah tayangan menunjukkan sang penyerang sudah berada dalam posisi offside saat menerima umpan Bruno Guimaraes.

Sepuluh menit berselang, Raphinha kembali mendapatkan peluang emas. 

Kali ini ia lolos dari jebakan offside dan tinggal berhadapan dengan kiper Haiti, Johny Placide. 

Sayangnya, upaya mencungkil bola masih melebar tipis di sisi gawang.

Tekanan tanpa henti Brasil akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-23.

Berawal dari aksi Vinicius Junior yang melepaskan tendangan melengkung dari sisi kiri, Johny Placide berhasil menepis bola.

Baca juga: Malam Ini Nobar Belanda dan Swedia di Ambon, Warga Diminta Buang Sampah Pada Tempatnya Usai Laga

Baca juga: Fans Brasil Konvoi Kota Bula, Rayakan Kemenangan 3-0 atas Haiti

Namun pantulan mengenai pemain belakang Haiti sebelum disambar Matheus Cunha ke gawang yang sudah kosong.

Gol tersebut membuat Brasil semakin percaya diri mengendalikan permainan.

Dominasi Selecao kembali menghasilkan gol pada menit ke-36.

Vinicius Junior kembali menjadi kreator serangan setelah menusuk dari sisi kiri sebelum mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti. 

Matheus Cunha yang berdiri tanpa kawalan langsung melepaskan tendangan kaki kiri keras yang bersarang di pojok atas gawang Haiti. Skor berubah menjadi 2-0.

Petaka kemudian menghampiri Brasil pada menit ke-40 setelah Raphinha mengalami cedera dan tidak mampu melanjutkan pertandingan. 

Carlo Ancelotti pun memasukkan penyerang muda Rayan sebagai pengganti.

Menjelang turun minum, tepatnya pada menit 45+3, Brasil kembali memperbesar keunggulan.

Lucas Paqueta mengirim umpan lambung akurat ke depan pertahanan Haiti. 

Vinicius Junior dengan tenang mengontrol bola sebelum menaklukkan Placide dari jarak dekat.

Gol tersebut menutup babak pertama dengan keunggulan telak 3-0 untuk Brasil.

Memasuki babak kedua, Brasil mulai menurunkan tempo permainan.

Haiti melakukan sejumlah pergantian pemain guna memperkuat pertahanan sekaligus mencari peluang memperkecil ketertinggalan.

Namun lini belakang Brasil tampil disiplin sehingga setiap serangan lawan mampu dipatahkan.

Pada menit ke-63, Carlo Ancelotti kembali melakukan rotasi dengan memasukkan Gabriel Martinelli dan Endrick menggantikan Lucas Paqueta serta Matheus Cunha.

Dua pemain muda tersebut langsung memberikan ancaman.

Martinelli hampir mencetak gol setelah tendangan kerasnya membentur mistar gawang. 

Sementara Endrick sempat membobol gawang Haiti beberapa menit kemudian, namun gol kembali dianulir karena posisi offside.

Di sisa pertandingan, Brasil tetap menguasai penguasaan bola dan tidak memberikan banyak ruang kepada Haiti.

Duet Marquinhos dan Gabriel Magalhaes tampil kokoh mengawal lini belakang, sedangkan Alisson Becker beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk memastikan gawang Brasil tetap tidak kebobolan hingga peluit panjang berbunyi.

Kemenangan 3-0 ini membawa Brasil naik ke puncak klasemen sementara Grup C dengan empat poin, unggul selisih gol atas Maroko. 

Sebaliknya, Haiti dipastikan tersingkir dari persaingan menuju babak 16 besar setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Sementara itu, kemenangan Brasil juga disambut meriah oleh para pendukung Selecao di Kota Ambon.

Ratusan suporter memadati kawasan Jembatan Merah Putih dengan melakukan konvoi kendaraan sambil mengibarkan bendera Brasil.

Sorak-sorai dan nyanyian dukungan mewarnai suasana selama hampir 20 menit usai pertandingan.

Salah satu pendukung Brasil, Jony Taihuttu, yang juga dosen FKIP Universitas Pattimura Ambon, mengaku optimistis Selecao mampu melangkah hingga partai final.

"Melihat performa Brasil sejauh ini, saya yakin mereka bisa melangkah hingga fase final bahkan menjadi juara dunia tahun ini," ujarnya.

Meski demikian, ia mengimbau seluruh pendukung Brasil di Ambon agar tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan berlalu lintas saat merayakan kemenangan tim kebanggaan mereka.

Konvoi berlangsung dalam pengawasan aparat keamanan. 

Arus lalu lintas di sekitar Jembatan Merah Putih sempat melambat akibat membludaknya massa pendukung yang memadati kawasan tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.