Serangan cepat dan mematikan di babak pertama membawa Brasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Haiti yang tampil bersemangat namun kalah kelas di Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada Sabtu malam. Hasil ini mengantarkan tim Seleção ke puncak klasemen Grup C sekaligus menjadikan Haiti sebagai negara pertama yang tersingkir dari Piala Dunia FIFA 2026.
Setelah hanya bermain imbang dalam laga pembuka melawan Maroko, pasukan Carlo Ancelotti datang ke Philadelphia dengan tekad kuat untuk menebus kekecewaan tersebut, dan mereka tidak membuang waktu untuk membuktikannya. Matheus Cunha, penyerang Manchester United yang menjadi salah satu kejutan dalam perjalanan kualifikasi Brasil, membuka keunggulan pada menit ke-22 lewat penyelesaian tenang dan klinis yang langsung menenangkan permainan Seleção. Cunha kemudian menunjukkan naluri tajamnya pada menit ke-35, memanfaatkan bola liar di kotak penalti Haiti dan menembakkannya ke gawang untuk mencetak gol keduanya malam itu, memberi Brasil keunggulan yang nyaman.
Pertandingan praktis berakhir di masa tambahan waktu babak pertama, ketika Vinícius Júnior—yang sebelumnya mencetak gol saat melawan Maroko—menyelinap di belakang pertahanan Haiti yang kelelahan dan menuntaskan peluang dengan ketenangan khasnya untuk menjadikan skor 3-0 sebelum jeda. Keunggulan besar itu membuat babak kedua berjalan lebih santai, meskipun Haiti tetap menunjukkan perlawanan dan enggan menyerah begitu saja.
Skuad Frantzdy Pierrot menata ulang permainan mereka di babak kedua, bermain dengan kebanggaan luar biasa, dan menciptakan dua peluang berbahaya untuk memperkecil ketertinggalan. Namun penjaga gawang Liverpool, Alisson Becker, tampil gemilang bak tembok raksasa di bawah mistar, melakukan dua penyelamatan kelas dunia secara beruntun untuk menggagalkan peluang Ricardo Adé dan Dominique Simon, sekaligus menjaga gawang Brasil tetap perawan.
Dengan kemenangan Maroko 1-0 atas Skotlandia di laga sebelumnya, Brasil dan Singa Atlas kini sama-sama mengoleksi empat poin di puncak Grup C. Selisih gol menjadi pembeda, dengan catatan plus-tiga membuat Brasil unggul sementara. Seleção selanjutnya akan menghadapi Skotlandia, dalam laga yang menjadi penentu bagi tim asuhan Steve Clarke yang wajib meraih kemenangan.