Jamin Pemenuhan Server dan Jaringan
Ratino Taufik June 20, 2026 03:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Provinsi Kalimantan Selatan, di bawah koordinasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB, semuanya menggunakan sistem online.

"Nanti yang sekolah terluar yang sulit jaringan bisa menggunakan sistem hybrid, atau masih separo tatap muka," kata Kadisdikbud Kalsel H Abdul Rahim.

Akan tetapi, lanjut dia, pihak Disdikbud Kalsel dan sekolah akan mengoptimalkan perangkat dan sumberdaya untuk kelancaran SPMB, termasuk berkoordinasi dengan pihak Telkomsel sebagai penyedia server dan jaringan.

"Termasuk kerjasamanya melalui jalur penyedia aplikasi yang ada disiapkan oleh dari Telkomsel. Mudah-mudahan di SPMB ini berjalan dengan aman dan lancar," kata H Abdul Rahim.

Adapun soal sistem di SPMB dijelaskan H Abdul Rahim yakni sama dengan tahun sebelumnya yang mengacu pada empat jalur utama.

"Yakni jalur domisili (sebanyak 35 persen), prestasi (sebanyak 30 persen), afirmasi (30 persen), dan perpindahan tugas orangtua atau mutasi (5 persen)," urainya.

Hanya saja, lanjutnya, yang membedakan di 2026 adalah di jalur prestasi. Sebab di Jalur prestasi ada nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai salah satu komponen seleksi pada jalur prestasi pada SPMB 2026 selain nilai raport.

"Pada tahun sebelumnya, hanya nilai raport saja. Tapi tahun ini bobot TKA  30 persen, sementara 70 persen lainnya tetap mengacu pada nilai rapor yang terintegrasi dalam sistem elektronik," ulas H Abdul Rahim.

Secara keseluruhan, terdapat 216 SMA Negeri dan Swasta dan SMK sebanyak 127 di Kalimantan Selatan yang akan melaksanakan SPMB tahun ini. Untuk SMA ada penerapan jalur domisili sedangkan di SMK tidak menerapkan jalur domisili. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.