Satpol PP-WH Aceh Besar Perketat Pengawasan Bukit Lamreh Usai Dugaan Pungli Wisatawan
Muliadi Gani June 20, 2026 03:54 PM

 

PROHABA.CO, ACEH BESAR – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Besar memperketat pengawasan di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, menyusul adanya dugaan pemerasan terhadap wisatawan yang turut mengganggu ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban umum serta memastikan kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke salah satu destinasi favorit di Aceh Besar tersebut.

Penguatan pengawasan ini dilakukan menyusul adanya informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) oleh oknum tertentu di kawasan wisata tersebut.

Informasi itu dinilai dapat mengganggu kenyamanan pengunjung sekaligus berpotensi merusak citra pariwisata daerah.

Menindaklanjuti hal tersebut, Satpol PP dan WH Aceh Besar segera melakukan koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mesjid Raya, aparatur gampong, serta berbagai pihak terkait lainnya.

Langkah ini diambil guna memperkuat sistem pengawasan dan pengendalian di kawasan Bukit Lamreh agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca juga: Polda Aceh Tangkap Lima Terduga Pelaku Pungli di Wisata Lamreh Aceh Besar, Satu Positif Sabu

Kasatpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir SSTP MPA melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Suhaimi SP, menegaskan bahwa pengawasan yang diperketat merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat maupun wisatawan.

Menurutnya, setiap potensi gangguan ketertiban, termasuk tindakan yang dapat meresahkan pengunjung, tidak boleh dibiarkan karena dapat berdampak luas terhadap sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat sekitar.

“Persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keamanan pengunjung tidak boleh terulang lagi.

Bukit Lamreh merupakan aset wisata Aceh Besar yang harus dijaga bersama,” ujar Suhaimi, Jumat (19/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan wisata harus dilakukan secara tertib, transparan, dan melibatkan seluruh unsur terkait.

Hal ini penting agar tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif bagi wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah.

Selain itu, Satpol PP dan WH Aceh Besar juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah kecamatan, aparatur gampong, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Pemerasan Wisatawan di Bukit Lamreh Aceh Besar

Pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan tidak hanya di Bukit Lamreh, tetapi juga di destinasi wisata lainnya di Aceh Besar.

Suhaimi menegaskan bahwa menjaga citra Aceh Besar sebagai daerah tujuan wisata merupakan tanggung jawab bersama.

Seluruh pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam mencegah segala bentuk tindakan yang dapat merugikan pengunjung maupun mencoreng nama baik daerah.

“Kami ingin memastikan setiap wisatawan yang datang ke Bukit Lamreh merasa aman, nyaman, dan terlindungi.

Jangan sampai ada tindakan yang merugikan pengunjung maupun mencoreng nama baik Aceh Besar sebagai daerah tujuan wisata,” katanya.

Dengan adanya penguatan pengawasan ini, pemerintah daerah berharap kawasan wisata Bukit Lamreh dapat terus menjadi destinasi unggulan yang aman, tertib, dan ramah bagi wisatawan.

(Serambinews.com/Indra Wijaya)

Baca juga: Dalam 10 Hari, Kabel Listrik Dua Rumah di Lamreh Aceh Besar Digasak Pencuri

Baca juga: Kebakaran Hanguskan Kios Elektronik di Cot Yang Aceh Besar, Tidak Ada Korban Jiwa

Baca juga: Tiga Terpidana Kasus Judi Dicambuk di Aceh Besar, Kejari Sebut untuk Efek Jera

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.