TRIBUNSTYLE.COM - Pinkan Mambo kembali mencuri perhatian publik lewat langkah barunya setelah sempat viral mengamen di jalanan.
Setelah bertahun-tahun berkiprah di industri hiburan, Pinkan kini mulai fokus membagikan pengalaman dan ilmunya kepada generasi baru.
Penyanyi yang dikenal dengan karakter vokalnya yang khas itu kini resmi membuka kelas vokal bernama "Pinkan Mambo Academy".
Pengalaman panjangnya di dunia hiburan menjadi modal besar untuk membimbing para murid yang ingin mengembangkan kemampuan bernyanyi.
Selain mengajarkan teknik vokal, banyak yang berharap Pinkan juga membagikan pengalaman panggung dan perjalanan kariernya di industri musik.
Kabar tersebut langsung diumumkan melalui akun media sosial pribadinya
Dalam informasi yang dibagikan, kelas vokal yang dibuka tersedia dalam dua pilihan, yakni sistem sharing class dan kelas privat.
Baca juga: Meski Tak Direstui Anak, Pinkan Mambo Bakal Sahkan Pernikahan Siri dengan Arya Khan: Kami Cinta Mati
Untuk kelas sharing, peserta dikenakan biaya Rp1 juta per bulan dengan total empat kali pertemuan berdurasi 30 menit setiap sesi. Sementara itu, kelas privat ditawarkan dengan biaya Rp2 juta per bulan dengan empat kali pertemuan yang masing-masing berdurasi sekitar 39 menit.
Menariknya, program belajar ini tidak hanya tersedia secara daring atau online, tetapi juga dapat diikuti secara tatap muka. Hal tersebut tentu memberikan fleksibilitas bagi calon peserta.
Mereka yang berada di luar kota tetap memiliki kesempatan mengikuti pembelajaran melalui sistem online, sedangkan peserta yang ingin mendapatkan pengalaman belajar secara langsung dapat mengikuti kelas offline yang disebutkan berada di kawasan BSD City.
Selain biaya kelas, terdapat juga biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Melalui sistem seperti ini, calon peserta bisa menyesuaikan metode belajar sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
Keputusan Pinkan Mambo membuka akademi vokal dapat dilihat sebagai langkah yang cukup menarik di tengah perkembangan industri kreatif saat ini. Saat ini semakin banyak figur publik yang tidak hanya fokus pada karier di atas panggung, tetapi juga mulai membangun ruang pembelajaran untuk membagikan keterampilan yang mereka miliki.
Tren tersebut berkembang karena banyak masyarakat yang tertarik belajar langsung dari orang-orang yang telah memiliki pengalaman nyata di bidangnya.