Asah Bakat Seni, Puluhan Anak Tapin Rutin Latihan Tari di Taman Dispersip
Hari Widodo June 20, 2026 05:50 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID,  RANTAU - Suasana sore di halaman Taman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tapin, dipenuhi semangat puluhan anak yang mengikuti latihan rutin tari, Jumat (19/6/2026). 

Mereka merupakan anggota pemula Sanggar Tari Bilik Budaya Rantau yang terus mengasah kemampuan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah sejak usia dini.

Gerakan demi gerakan dilakukan dengan penuh semangat di bawah arahan pelatih. Meski sebelumnya sempat diguyur hujan, latihan tetap berlangsung hingga sore hari.

Salah satu pelatih Sanggar Tari Bilik Budaya, Putri Elvira Puspa Rani, mengatakan latihan kali ini diikuti peserta kelas dasar dengan rentang usia sekitar 5 hingga 10 tahun.

“Ini latihan rutin kelas dasar, jadi memang anak-anak usia dini yang sedang belajar dasar-dasar menari,” ujarnya.

Baca juga: Warga Diminta Waspada, Kades Pantai Cabe Tapin Akui Sempat Terjadi Pencurian Hasil Pertanian

Menurut Elvira, saat ini latihan memanfaatkan fasilitas yang dipinjamkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tapin sebagai tempat pembinaan.

Sanggar Tari Bilik Budaya sendiri memiliki jadwal latihan tiga kali dalam sepekan, yakni setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu mulai pukul 16.00 Wita hingga 18.00 Wita.

Pada sesi latihan Jumat sore, sekitar 25 peserta hadir mengikuti kegiatan. Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding hari biasa karena faktor cuaca.

“Hari ini sekitar 25 anak yang datang. Biasanya bisa 30 sampai 35 orang, bahkan total peserta anak-anak kami sekitar 50 sampai 60 orang,” jelasnya.

Elvira menambahkan, minat masyarakat untuk bergabung cukup tinggi. Namun proses penerimaan anggota baru dilakukan pada awal tahun melalui pembukaan rekrutmen.

Bilik Budaya juga berencana melibatkan anak didiknya dalam agenda kesenian daerah, termasuk kegiatan Tapin Art apabila mendapat kesempatan.

Ia berharap anak-anak tetap semangat berlatih dan orang tua terus mendukung proses tumbuh kembang mereka melalui kegiatan seni.

“Walaupun nanti anaknya tampil atau belum, tetap semangat mengantar latihan karena di tempat latihan seperti ini mereka tumbuh dan belajar,” pesannya.

Baca juga: Tapai Gambut Mulai Dijual di Rantau Tapin, Manis Legit Jadi Alternatif Oleh-oleh Warga

Elvira juga berharap seluruh pelaku seni di Kabupaten Tapin dapat terus bersinergi menjaga dan melestarikan budaya daerah serta mendapat dukungan berkelanjutan dari pemerintah.

“Harapannya bukan hanya kami, tetapi seluruh pegiat seni di Kabupaten Tapin bisa terus mendapat ruang dan dukungan untuk berkembang,” tutupnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

 

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.