TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Legenda sepak bola Sumatera Barat, Suhatman Imam, tetap menjagokan Timnas Spanyol sebagai kandidat juara Piala Dunia 2026 meski belum meraih hasil maksimal pada laga awal turnamen.
Bagi dia, pemain timnas Spanyol banyak berasal dari Barcelona, bahkan hampir 70 persen. Sehingga, kekompakan tim sudah tercipta saat pemain bermain di klub.
Dengan begitu, meski Spanyol masih belum menang di awal laga Piala Dunia 2026, ia yakin timnas tersebut bisa bangkit dan keluar sebagai juara.
Baca juga: Gubernur Sumbar Mahyeldi Dukung Portugal dan Spanyol di Piala Dunia 2026 Karena Bela Palestina
"Bukan mengidolakan Barcelona, tapi pemain Spanyol sudah kompak di sana, kalau mereka terbiasa main seperti itu, berarti performanya juga seperti di klub," kata Suhatman di kediamannya, Kubu Dalam Parak Karakah, Kota Padang, Sabtu (20/6/2026).
Dengan begitu kata Suhatman, pelatih tidak akan letih lagi untuk menyatukan permainan saat bermain di Spanyol.
"Mereka kompak, secara komuninikasi terukur, artinya kombinasi mereka sudah terbangun," jelasnya.
Timnas Spanyol sembat imbang saat menghadapi Tanjung Verde pada pertandingan Grup H, Senin (15/6/2026) lalu.
Menanggapi itu, Suhatman menyebut bahwa Spanyol tidak menunjukan perfora saat menghadapi timnas Tanjung Verde.
Alhasil, Spanyol gagal mencuri poin untuk pertandingan pertama di Piala Dunia 2026.
Baca juga: Dirlantas Polda Sumbar Kombes Reza Jagokan Spanyol Juara Piala Dunia, Sebut Peluang Menang 70 Persen
Meski begitu, ia mengatakan bahwa Spanyol bisa melangkah ke semi final dan bahkan keluar sebagai juara.
"Biasanya, tim yang juara itu pasti mengalami tekanan di awal, tidak mungkin mulus di awal. Argentina pada piala dunia sebelumnya juga kalah di awal saat melawan Arab Saudi, tapi berhasil juara," pungkasnya.
Akibat kekalahan itu, Argentina bisa bangkit kembali. Dengan begitu kata Suhatman, kekalahan dijadikan pelatih dan pemainnya sebagai pelajaran.
Setiap pertandingan itu harus dianggap sebagai final, jika tidak sebuah tim akan susah menjadi juara.
"Itu baru tim, ketika menganggap setiap pertandingan alah final, pemain akan bermain bersungguh-sungguh," tuturnya.
Namun, pemain juga harus menjaga kondisi, konsentrasi dan fokus jelang pertandingan.
Jika tidak kata Suhatman, sebuah tim tidak akan mendapatkan hasil yang bagus saat bertanding.
"Selain itu juga ada teknik dan skill, harus konsisten setiap pertandingan," pungkasnya.
Menurut Suhatman, tantangan Spanyol untuk ke final hingga juara tentu tidaklah mudah.
Beberapa timnas kuat seperti argentina, Prancis, Jerman dan Inggris, bisa menjadi batu sandungan terbesarnya.
Bahkan di babab penyisihan, performa dari timnas Iggris sangat baik, yang bisa mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2.
"Inggris sangat baik, itulah sepakbola itu, tidak kita duga, tiba-tiba muncul melejit," tambahnya. (*)