Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar dalam rangka Festival Tabut 2026 menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung di Sport Center Kota Bengkulu.
Festival budaya tahunan yang berlangsung sejak 16 Juni hingga 26 Juni 2026 ini tidak hanya menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu.
Pantauan TribunBengkulu.com, Sabtu (20/6/2026), sejumlah stan UMKM berjajar di area bazar dengan beragam produk unggulan, mulai dari makanan khas daerah hingga kerajinan tangan.
Salah satu stan yang menarik perhatian pengunjung adalah stan UMKM asal Kabupaten Rejang Lebong yang memamerkan berbagai hasil kerajinan tangan buatan masyarakat setempat.
Kerajinan Rotan dan Koran Bekas
Juwita, penjaga stan UMKM Rejang Lebong, mengatakan produk yang dipamerkan merupakan hasil karya warga Rejang Lebong yang telah diolah menjadi berbagai barang bernilai ekonomi.
"Di sini ada kerajinan dari rotan, terus ada juga kerajinan dari koran. Semua ini merupakan kerajinan warga Rejang Lebong yang dipamerkan di bazar Festival Tabut," kata Juwita.
Berbagai produk yang ditampilkan antara lain kotak tisu, tempat kapur sirih, hingga aneka kerajinan dekoratif lainnya.
Menurutnya, bazar Festival Tabut menjadi kesempatan bagi para perajin untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat yang datang dari berbagai daerah.
Harga Mulai Rp20 Ribu hingga Rp2 Juta
Untuk harga, produk yang dipasarkan cukup beragam dan dapat dijangkau oleh berbagai kalangan.
Juwita menjelaskan, harga kerajinan yang dijual berkisar mulai dari Rp20 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jenis dan tingkat kesulitan pembuatannya.
"Ada yang Rp20 ribu, ada juga yang Rp35 ribu, dan ada yang sampai Rp250 ribu," ujarnya.
Sementara itu, produk dengan harga tertinggi yang dipamerkan di stan tersebut adalah sebuah lukisan karya perajin lokal yang dibanderol Rp2 juta.
Menurut Juwita, stan UMKM Rejang Lebong akan tetap melayani pengunjung hingga penutupan Festival Tabut pada 26 Juni 2026 mendatang.
"Kami buka stan sampai penutupan nanti," tukasnya.