TRIBUNBANTEN.COM - Belakangan viral di media sosial mengenai pria berkebaya di acara kirab malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah.
Viralnya pria berkebaya itu bermula dari unggahan Paola Serena di Instagram.
Pernyataan Paola Serena yang menyebut pria tersebut sudah mendapatkan izin menuai kritikan keras dari warganet.
Pihak Pura Mangkunegaran pun telah memberikan klarifikasi dan membantah pernyataan Paola Serena mengenai izin tersebut.
Pura Mangkunegaran menegaskan sudah mengeluarkan aturan jelas mengenai ageman atau busana untuk pria dan wanita pada acara kirab malam 1 Suro tersebut.
Sosok Paola Serena
Namanya kini menjadi sorotan, siapakah sosok Paola Serena?
Dulu dikenal sebagai aktris cilik, Paola Serena atau yang dulu dikenal dengan nama Paola Tobing merupakan adik dari aktor Giovani Yosafat Tobing.
Nama Paola Serena melambung saat menjadi pemeran utama dalam sinetron Mini di RCTI.
Selain sinetron Mini, Paola Serena juga membintangi beberapa sinetron lain seperti Inikah Rasanya, Culunnya Pacarku, Benci Bilang Cinta hingga Kasih Ibu.
Lahir pada 29 Juli 1990, Paola Serena kini telah memiliki dua orang anak dari pernikahan terdahulunya dengan Gorby Tambunan.
Kabar perpisahan Paola Serena dan Gorby Tambunan mencuat pada tahun 2021.
Kini, Paola Serena sudah tidak aktif lagi sebagai aktris dan lebih dikenal sebagai influencer yang kerap membagikabn kesehariannya di media sosial.
Klarifikasi Pura Mangkunegaran
Setelah unggahan Paola Serena viral, pihak Pura Mangkunegaran memberikan klarifikasi.
Pura Mangkunegaran membantah memberikan izin pria untuk memakai kebaya, dan menegaskan tidak memberikan perlakukan khusus kepada pihak mana pun.
"Mangkunegaran mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam mengikuti peringatan Malam 1 Sura Be 1960.
Mangkunegaran telah mengeluarkan panduan ageman untuk ritual adat 1 Sura, panitia penyelenggara 1 Sura BE 1960 tidak pernah memberikan izin, dispensasi, ataupun perlakuan khusus kepada pihak mana pun.
Semoga semangat refleksi, ketertiban, dan saling menghormati yang hadir dalam peringatan Malam 1 Sura Be 1960 dapat terus menjadi bagian dari kehidupan bersama serta memperkuat hubungan masyarakat dengan nilai-nilai budaya yang diwariskan lintas generasi," tulis Pura Mangkunegaran melalui Instagram @info.mn pada Kamis, 18 Juni 2026 lalu.
Pada unggahan lain, secara jelas Pura Mangkunegaran telah mengumumkan mengenai panduan ageman untuk masyarakat umum yang akan mengikuti Kirab Malam 1 Suro.
Panduan tersebut memuat secara jelas mengenai aturan ageman untuk pria dan wanita.
Kebaya hitam dan sanggul tradisional ukel untuk wanita, sedangkan beskap krowok hitam dengan blangkon gaya Mangkunegaran untuk pria.
Paola Serena akhirnya meminta maaf atas kegaduhan yang ia timbulkan gara-gara unggahannya tersebut.
"Halo semuanya, sebelumnya tanpa mengurangi rasa hormat, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan yang timbul akibat unggahan saya kemarin bersama seorang teman laki-laki yang mengenakan kebaya dan atribut perempuan dalam acara 1 Suro.
Setelah menyadari bahwa unggahan tersebut dapat dipandang tidak sejalan dengan nilai, aturan, budaya, serta makna yang dijunjung dalam tradisi tersebut, saya segera menghapusnya. Unggahan yang pada awalnya saya bagikan sebagai dokumentasi dan kenangan pribadi ternyata menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman, terlebih setelah tanggapan yang saya berikan kepada salah satu komentar mengenai pakaian teman saya.
Tanpa mengurangi ketulusan permintaan maaf ini, saya hanya ingin meluruskan bahwa saya tidak berbohong terkait pernyataan mengenai izin yang saya sampaikan. Saya hanya menyampaikan apa yang saya tau. Terlepas dari hal itu, saya menyadari bahwa saya telah melakukan kesalahan karena kurang peka dan kurang memahami secara mendalam makna, nilai serta dampak dari tradisi ini bagi banyak pihak.
Saya menerima segala masukan dan kritik yang diberikan dengan cara yang baik dan sopan sebagai pembelajaran berharga bagi diri saya agar dapat lebih bijaksana dan berhati-hati di kemudian hari.
Sekali lagi, dari lubuk hati yang paling dalam, saya memohon maaf atas kekhilafan dan ketidaknyamanan yang telah saya sebabkan.
Terima kasih atas pengertian dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk belajar mandiri menjadi pribadi yang lebih baik," tulis Paola pada Kamis, 18 Juni 2026.
Baca juga: Klarifikasi Pura Mangkunegaran Usai Paola Serena Sebut Pria Berkebaya di Kirab 1 Suro Dapat Izin
(*)