Tak Hanya Anyer, Desa Wisata Kini Jadi Primadona, Pemkab Serang Target 3,5 Juta Wisatawan Tahun Ini
Wawan Perdana June 20, 2026 05:01 PM

Laporan Wartawan TribunBanten.com/Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, ‎SERANG-Kondisi sektor pariwisata di Kabupaten Serang, Banten, saat ini dilaporkan berada dalam kondisi yang sangat baik dan terus menunjukkan perkembangan positif.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya.

‎"Alhamdulillah, saat ini banyak destinasi wisata yang tumbuh dan berkembang pesat di wilayah kita. Kita memiliki beragam jenis wisata, mulai dari wisata unggulan seperti wisata pantai dan alam, hingga wisata religi yang juga semakin berkembang," kata Anas kepada wartawan, Sabtu, (20/6/2026).

‎Ia mengatakan, selain wisata pantai, terdapat juga desa wisata yang menjadi pilihan alternatif bagi wisatawan untuk menuju ke kawasan utama, khususnya di pantai Anyer dan Cinangka.

3,5 Juta Pengunjung di 2025

‎Berdasarkan data indikator jumlah pengunjung, capaian pariwisata Kabupaten Serang pada tahun 2025 lalu mencatatkan peningkatan yang cukup besar. Tercatat sebanyak 3,5 juta pengunjung yang datang mengunjungi berbagai objek wisata di wilayah ini.

‎Anas menjelaskan bahwa tren positif ini semakin diperkuat dengan adanya berbagai momen libur panjang nasional dan keagamaan. Hal tersebut terbukti memberikan dampak besar terhadap lonjakan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Serang.

‎Fasilitas Semakin Lengkap, Investasi Terus Masuk

‎Dalam upaya meningkatkan daya tarik dan kenyamanan wisatawan, pembangunan fasilitas pendukung terus dilakukan. Salah satunya adalah pembangunan hotel bintang 5 plus yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang, tepatnya di Kecamatan Cinangka.

‎Selain itu, Kabupaten Serang juga memiliki beragam pilihan wisata alam alternatif dan wahana rekreasi (exo wisata). Hal ini membuat keberagaman destinasi yang tersedia terasa cukup lengkap dan mampu memenuhi berbagai selera pengunjung.

‎Sampah Jadi PR

‎Meskipun kondisinya terus membaik, terdapat sejumlah tantangan yang masih perlu diatasi. Di antaranya adalah peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang bergerak di bidang pariwisata, serta perbaikan infrastruktur seperti Penerangan Jalan Umum (PJU).

Pihaknya berharap adanya terobosan dan dukungan dari tingkat provinsi maupun kabupaten untuk menyelesaikan hal tersebut.

‎Selain itu, masalah pengelolaan sampah juga menjadi perhatian utama, mengingat hal ini merupakan masalah nasional yang membutuhkan kesadaran dan partisipasi bersama dari seluruh elemen masyarakat.

‎Untuk menjaga citra baik dan kenyamanan wisatawan, Disporapar telah menyiapkan sejumlah langkah persiapan.

Di antaranya adalah melakukan pembinaan rutin kepada pengelola objek wisata terkait kebersihan, keramahtamahan pelayanan, serta menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi setiap pengunjung.

‎“Kita ingin setiap tempat menjadi kenangan tersendiri bagi wisatawan, sehingga mereka memiliki keinginan untuk kembali lagi. Jangan sampai mereka merasa kecewa atau kapok berkunjung,” tegasnya.

‎Pihaknya juga melakukan koordinasi secara berkala dengan TNI, pengelola kawasan pantai, serta instansi terkait lainnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh lokasi wisata.

LIBUR SEKOLAH - Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya memaparkan destinasi wisata di Kabupaten Serang yang paling ramai dikunjungi. (TribunBanten.com/Muhammad Uqel)
Kepala Disporapar Kabupaten Serang, Anas Dwi Satya Prasadya

Target Melampaui 3,5 Juta Pengunjung

‎Berdasarkan capaian tahun sebelumnya, target jumlah kunjungan wisata untuk tahun 2026 ini ditetapkan kembali sebesar 3,5 juta orang.

Namun, Anas berharap angka tersebut dapat terlampaui bahkan melebihi dari target yang telah ditetapkan.

‎“Banyak faktor penunjang yang mendukung peningkatan kunjungan, mulai dari keindahan alam yang luar biasa hingga fasilitas yang semakin lengkap. Semoga dengan hal ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Serang juga dapat meningkat dengan baik,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.