TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Akhirnya seluruh tiket konser boygrup asal Korea Selatan, BTS ludes terjual.
Untuk diketahui, hari ini, Sabtu (20/6/2026) adalah penjualan terakhir konser bertajuk BTS World Tour Arirang.
Penjualan tiket hari ini adalah untuk gelaran konser di hari ketiga yakni 29 Desember 2026.
Untuk diketahui, Awalnya konser BTS World Tour Arirang di Jakarta dijadwalkan bakal digelar tanggal 26 dan 27 Desember 2026.
Namun lantaran tingginya antusiasme ARMY fans BTS, pihak promotor menambah satu hari lagi yakni di tanggal 29 Desember 2026.
Konser BTS World Tour Arirang bakal digelar di Gelora Bung Karno Stadion Utama, Jakarta.
Pihak promotor yakni IME Indonesia telah dua kali membuka penjualan tiket.
Pada 9 Juni 2026 lalu, promotor membuka penjualan tiket konser hari ke-1 dan ke-2 khusus untuk ARMY yang punya membership weverse.
Lalu pada 11 Juni 2026, promotor membuka penjualan tiket konser untuk umum atau general sale.
Selanjutnya pada 19 Juni 2026, tiket konser untuk hari ke-3 khusus membership.
Dan hari ini, 20 Juni 2026 promotor membuka kesempatan terakhir untuk ARMY memperoleh tiket konser BTS.
Dari pantauan TribunnewsBogor.com, penjualan tiket untuk hari terakhir mencapai antusias maksimal.
Kabarnya antrean calon pembelinya mencapai 1 juta.
Tiket konser BTS pun ludes terjual 1,5 jam setelah dibuka yakni sekira pukul 13.30 Wib.
Terkait dengan gelaran konser BTS, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sempat buka suara.
Pramono mengurai alasan Jakarta berhasil merencanakan konser boygrup Kpop BTS selama tiga hari.
“Nanti Desember ada K-pop, bintangnya K-pop dunia, BTS yang dulu hanya dua hari, tanggal 26-27 Desember (2026), karena Jakarta dipercaya tambah satu hari menjadi 29 (Desember). Jadi 26, 27, 29 (Desember 2026) ,” ucap Pramono dalam acara Jakarta Kreatif Festival (JKF) di kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026) dikutip dari Kompas.com.
Pramono mengatakan, penambahan hari konser tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan penyelenggara acara internasional terhadap Jakarta.
“Ini menunjukkan bahwa salah satu ukuran utamanya adalah ketika panggung-panggung dunia hadir di Jakarta dan mereka merasa aman, nyaman, dan sebagainya, maka pasti kontribusi kepada ekonomi di Jakarta ini secara signifikan,” lanjut dia.
Baca juga: Pesan Menyentuh RM BTS Terharu Akhirnya Bisa Comeback Usai 4 Tahun Vakum, Bangga Pada ARMY
Dalam kesempatan itu, Pramono juga menyoroti pentingnya pengembangan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi baru di Jakarta.
Menurut dia, ekonomi kreatif semakin relevan seiring pesatnya perkembangan digitalisasi dan pemanfaatan teknologi di berbagai sektor.
“Ekonomi kreatif itu sekarang jadi new engine pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi seperti ekonomi digital dan kecerdasan buatan turut mengubah wajah kota-kota besar di dunia, termasuk Jakarta.
Karena itu, ia menilai pemerintah perlu terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.