TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terjawab sudah alasan Tifauzia Tyassuma menggunakan kursi roda setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat (19/6/2026) malam.
Padahal sebelumnya Dokter Tifa masih bisa berjalan masuk ke dalam Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Ia dibawa ke IGD RS Polri Kramat Jati pukul 17.55 WIB.
Keluar dari mobil tahanan, Dokter Tifa masih bisa berjalan dan tampak sehat saat menuju ruang IGD RS Polri.
Ia pun mengatakan bila kondisinya aman saat melewati wartawan yang mencoba
"Aman, aman, aman," ucap Dokter Tifa berkali-kali kepada wartawan.
Ia terus bergerak menuju ke bagian dalam IGD.
Bahkan, sebelum menjalani pemeriksaan kesehatan, Dokter Tifa mengatakan penangkapan yang dilakukan terhadap dirinya dan Roy Suryo sebagai hadiah dari Presiden Ketujuh RI Joko Widodo alias Jokowi.
"Hadiah ulang tahun dari Jokowi," kata Dokter Tifa.
Apa yang dilontarkan Dokter Tifa tersebut berkaitan dengan ulang tahun Jokowi pada 21 Juni mendatang.
Namun, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, kondisi Dokter Tifa tak seperti saat datang.
Saat keluar dari ruang IGD sekira pukul 19.58 WIB, kondisi Dokter Tifa terlihat lemas.
Baca juga: Respon Jokowi Soal Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Siap Tunjukkan Ijazah Asli
Ia terlihat duduk di kursi roda didorong petugas menuju mobil tahanan dari Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda Metro Jaya.
Dokter Tifa juga terlihat mengenakan selimut rumah sakit berwarna hijau.
Berbeda saat ia datang ke Rumah sakit, Dokter Tifa tidak menyampaikan sepatah kata pun saat dibawa ke mobil tahanan.
Kuasa hukum, Refly Harun mengatakan bahwa Dokter Tifa memiliki riwayat sakit GERD.
GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau penyakit asam lambung adalah kondisi kronis ketika asam lambung naik ke kerongkongan (esofagus) secara berulang, menyebabkan iritasi.
Baca juga: Roy Suryo dan Dokter Tifa Sudah Ditangkap Polisi, Jokowi Pastikan Bawa Ijazah Asli ke Persidangan
Biasanya, ini terjadi akibat melemahnya katup atau otot sfingter di bagian bawah kerongkongan.
"Salah satunya GERD kambuh, karena dia gak makan dari pagi dan dia menghadapi stres yang tinggi karena ujian," katanya.
Diketahui bahwa Dokter Tifa ditangkap pukul 07.00 WIB.
Dikatakan polisi datang ketika Tifa sedang bersiap menghadapi ujian kuliah.
Bahkan ketika sudah di kantor polisi pun ia sempat menjalani ujian kuliah dikawal polisi.
"Kan sebelumnya persiapan ujian dan kita pahami ujian kedokteran kan enggak kayak ilmu sosial kan, jadi infrastrukturnya harus lengkap," katanya.
Atas kondisi tersebut Dokter Tifa menjalani rawat inap di Rumah Sakit (RS) Polri, Jakarta Timur.
Refly Harun pun belum bisa memastikan berapa lama waktu rawat inap yang akan dijalani Dokter Tifa.
Kuasa hukum kedua tersangka Muhammad Syamsir Jalil menerangkan kedua kliennya sudah melewati tahapan pemeriksaan laboratorium.
Menurutnya pemeriksaan laboratorium secara umum meliputi cek tensi, darah, dan yang lain-lain.
Syamsir menjelaskan Roy dalam kondisi sehat, begitupun Dokter Tifa meski terlihat memakai kursi roda usai pemeriksaan.
Baca juga: Profil Roy Suryo Tersangka Kasus Ijazah, 2 Kali Urusan Hukum Soal Jokowi, Kini Ditangkap Polisi Lagi
Ia menduga Roy Suryo dan Dokter Tifa kelelahan usai menjalani serangkaian pemeriksaan Polisi.
"Gak, dia sehat-sehat aja kok dari awal. Ya mungkin kecapekan," katanya.
Dokter Tifa ditangkap bersama Roy Suryo di hari yang sama.
Setelah ditetapkan sebagai tersangka dan berkas perkaranya lengkap, keduanya langsung ditahan.
https://whatsapp.com/channel/0029VaGzALAEAKWCW0r6wK2t