TRIBUNNEWSMAKER.COM - Suasana meriah menyelimuti kawasan Pasar Masaran, Cawas, Klaten, saat gelaran Grebeg Pasar Masaran Cawas ke-11 resmi digelar pada Sabtu Pon, 20 Juni 2026.
Kegiatan budaya tahunan ini menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat setempat karena selalu menghadirkan rangkaian acara yang lengkap dan penuh hiburan.
Grebeg tahun ini digelar dalam rangka menyambung peringatan Hari Jadi Klaten ke-222 sekaligus Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Perpaduan dua momentum besar tersebut membuat suasana perayaan semakin semarak dan sarat makna kebersamaan.
Sejak pagi hari, antusiasme warga sudah terlihat memenuhi area pasar dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan dibuka dengan layanan cek kesehatan gratis yang menyediakan kuota sekitar 200 peserta.
Warga tampak antusias memanfaatkan layanan ini untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka secara langsung tanpa biaya.
Baca juga: Sosok Mujazin Investor Dapur MBG yang Marah-marah di Kantor BGN, Mengaku Kena Tipu Rp 218 M
Tidak hanya itu, kegiatan donor darah juga turut digelar mulai pukul 08.00 WIB.
Aksi kemanusiaan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang dengan sukarela ikut mendonorkan darah demi membantu sesama. Suasana pagi itu pun terasa hangat dan penuh kepedulian sosial.
Memasuki siang hari, kemeriahan semakin terasa dengan digelarnya kirab budaya yang dimulai pukul 13.00 WIB.
Kirab ini menjadi salah satu acara utama yang paling ditunggu warga karena menampilkan berbagai atraksi budaya dan partisipasi masyarakat dari berbagai unsur.
Rute kirab budaya dimulai dari Pasar Masaran, kemudian melewati Aliza Mart, Dukuh Daruharjo, SPBU Pom Cawas, hingga kembali lagi ke titik awal di Pasar Masaran.
Sepanjang perjalanan, peserta kirab disambut antusias oleh warga yang memadati pinggir jalan untuk menyaksikan langsung jalannya pawai budaya tersebut.
Berbagai ornamen budaya, kostum tradisional, serta penampilan khas daerah turut memeriahkan kirab, menjadikannya sebagai tontonan menarik yang tidak hanya menghibur tetapi juga memperkuat pelestarian budaya lokal.
Kemeriahan Grebeg Pasar Masaran Cawas ke-11 tidak berhenti sampai di situ.
Saat malam tiba, suasana semakin hidup dengan digelarnya pagelaran wayang kulit yang dimulai pukul 20.00 WIB.
Pertunjukan seni tradisional ini menjadi penutup rangkaian acara yang penuh warna sepanjang hari.
Baca juga: Fakta Mengejutkan Kasus MBG, Dadan Diduga Terima Suap Uang Tunai: Terjadi Berulang Kali Sejak 2025
Pagelaran wayang kulit tersebut menghadirkan dalang Ki Daryono Klelur yang dikenal dengan gaya pementasan yang khas dan menghibur.
Tidak hanya itu, acara juga semakin semarak dengan kehadiran bintang tamu Uncek Sanusi yang menambah daya tarik pertunjukan malam itu.
Masyarakat yang hadir tampak menikmati jalannya pertunjukan hingga larut malam.
Gelak tawa, tepuk tangan, dan suasana akrab antara warga membuat Grebeg Pasar Masaran Cawas ke-11 benar-benar terasa sebagai ajang kebersamaan yang hangat.
Dengan rangkaian acara dari pagi hingga malam hari, Grebeg Pasar Masaran Cawas ke-11 bukan hanya sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi simbol kekompakan masyarakat dalam melestarikan tradisi sekaligus mempererat tali silaturahmi di tengah kehidupan modern.
(Tribunnewsmaker.com/Candra)