Penggemar Skotlandia Habiskan Persediaan Bir di Boston Saat Tentara Tartan Serbu Piala Dunia
Dewi Rahayu June 20, 2026 06:27 PM

Boston menghadapi tantangan tak terduga ketika ribuan penggemar sepak bola Skotlandia membanjiri kota itu untuk menyaksikan Piala Dunia, yang dilaporkan menyebabkan kekurangan bir di berbagai bar dan pub setempat.

Lebih dari 20.000 anggota Tentara Tartan melakukan perjalanan ke Massachusetts untuk mendukung dua pertandingan awal Skotlandia di fase grup.

Di luar lapangan, para pendukung antusias ini juga menikmati budaya Amerika, termasuk mengunjungi Stadion Fenway Park untuk menyaksikan pertandingan tim bisbol Boston Red Sox.

Lonjakan besar pengunjung haus bir ini menyebabkan permintaan meningkat tajam, dengan banyak tempat di seluruh kota melaporkan stok bir yang menipis.

Tentara Tartan Skotlandia terlihat berbaris menuju stadion bisbol Fenway Park di Boston.

Noelle Somers, kepala operasional di Hennessy’s Bar di pusat kota Boston, menyoroti besarnya fenomena ini dengan menyebutkan bahwa penjualan setelah pertandingan Skotlandia melawan Haiti mencapai tiga kali lipat dibandingkan perayaan Hari St. Patrick.

Ia mengatakan kepada Boston Globe: “Kami sudah berdiri lebih dari 30 tahun dan belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya.”

Bar tersebut kehabisan bir pada Minggu malam sebelum kembali mendapat pasokan pada Senin pagi. Pengiriman berikutnya dijadwalkan tiba pada Kamis, menjelang laga Skotlandia melawan Maroko pada Jumat malam.

Perusahaan pembuat bir Sam Adams juga mengalami kekosongan stok di ruang taproom Boston mereka selama akhir pekan, karena permintaan untuk bir Boston lager meningkat empat kali lipat dibandingkan masa liburan biasa.

Para penggemar Skotlandia dengan pakaian kilt dan memainkan bagpipe terlihat dalam parade menuju Fenway Park, menciptakan suasana semarak di jalanan kota.

Banyak bar di Boston dipenuhi warna biru, motif tartan, dan bendera Saltaire, saat Tentara Tartan menjadikan kota tersebut sebagai rumah sementara mereka.

Satu-satunya bar bertema Skotlandia di kota itu, The Haven, menjadi pusat pertemuan utama bagi para penggemar Skotlandia.

Menjelang Piala Dunia, pemilik bar Jason Waddleton memesan lebih dari 100 tong bir Tennent’s untuk memastikan para pendukung dapat menikmati minuman favorit mereka.

Sementara itu, di Dallas, ratusan pendukung Inggris dilaporkan menolak permintaan polisi untuk membubarkan diri dari sebuah pub setelah menghabiskan lebih dari 5.000 gelas bir menjelang pertandingan pembuka Piala Dunia tim Tiga Singa.

Banyak dari para pendukung tersebut tetap berada di luar hingga larut malam pada Selasa di Londoner Pub di kota Amerika itu, beberapa mengenakan kostum dan berselimutkan bendera St. George.

Meskipun pub tersebut mengumumkan jam tutup yang lebih lama, para penggemar akhirnya diminta meninggalkan tempat oleh staf bar dan dua petugas polisi tepat sebelum pukul 22.00.

Pub itu akhirnya berhasil dikosongkan, namun sejumlah orang masih bertahan di balkon luar gedung selama beberapa jam berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.