Pemuda di Jombang Jadi Korban Pengeroyokan Brutal oleh Kelompok Tak Dikenal
Cak Sur June 20, 2026 06:32 PM

SURYA.CO.ID, JOMBANG - Seorang pemuda berinisial RAW (26) asal Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK).

Peristiwa tragis yang terjadi pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di wilayah Kecamatan Ngoro,  Jombang ini mengakibatkan korban mengalami luka parah dan kehilangan telepon selulernya.

Kronologi Penghadangan dan Penyerangan Brutal

Peristiwa bermula saat RAW bersama lima temannya sedang dalam perjalanan pulang setelah berkumpul di kawasan Ngoro.

Mereka berboncengan menggunakan tiga sepeda motor menuju arah Kecamatan Mojowarno.

Menurut keterangan DW, paman korban, perjalanan rombongan tersebut mulai terganggu saat melintas di kawasan Desa Kesamben.

Mereka tiba-tiba dihadang oleh beberapa pengendara motor berpakaian gelap dan mengenakan masker.

"Kelompok tersebut diduga melemparkan batu ke arah rombongan, sehingga para pemuda berusaha menjauh dari lokasi," ujar DW saat memberikan keterangan pada Sabtu (20/6/2026).

Namun, situasi justru semakin mencekam di titik lain yang masih berada di kawasan Desa Kesamben.

Rombongan RAW kembali berpapasan dengan kelompok massa dalam jumlah yang jauh lebih besar.

"Massa itu perkiraan mencapai puluhan orang. Bertindak agresif dan langsung melakukan penyerangan," tambah DW.

Korban Diseret ke Kebun Tebu

Melihat situasi yang tidak kondusif, para pemuda tersebut berusaha menyelamatkan diri masing-masing.

Sayangnya, RAW terjatuh dari motornya dan tidak sempat melarikan diri.

Kelompok pelaku yang bertindak anarkis langsung menjadikan RAW sebagai sasaran pemukulan dan tendangan.

Berdasarkan penuturan pihak keluarga, aksi penganiayaan tersebut berlangsung cukup lama.

RAW bahkan diduga sempat diseret oleh para pelaku ke area perkebunan tebu di sekitar lokasi kejadian untuk kembali dianiaya secara fisik.

Aksi keji tersebut akhirnya terhenti setelah sebuah mobil patroli kepolisian melintas di area tersebut.

Mengetahui kehadiran petugas, puluhan pelaku langsung berhamburan melarikan diri ke berbagai arah.

Akibat pengeroyokan tersebut, RAW mengalami luka-luka serius, di antaranya:

  • Cedera parah pada pergelangan tangan yang diduga patah tulang.
  • Luka memar di berbagai bagian tubuh akibat pukulan dan tendangan.
  • Benturan keras pada area kepala dan wajah.
  • Kehilangan satu unit telepon seluler miliknya yang diduga dijarah pelaku.

Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Pihak keluarga korban telah melaporkan insiden ini ke kepolisian setempat, dan berharap para pelaku segera ditangkap.

"Kami berharap aparat segera mengungkap identitas para pelaku dan menindak mereka sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegas DW.

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, membenarkan adanya laporan resmi terkait dugaan pengeroyokan dan penjarahan tersebut.

Saat ini, tim penyidik Polres Jombang tengah bekerja keras untuk mengungkap motif dan mengidentifikasi para pelaku.

"Kami sudah menerima laporan dari pihak korban dan saat ini proses penyelidikan masih berjalan," jelas AKP Dimas Robin Alexander saat dikonfirmasi terpisah.

Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat berkendara di malam hari, dan segera melaporkan setiap tindakan mencurigakan kepada petugas terdekat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.