Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Identitas korban kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk di Jalan Lintas Curup-Lebong, Desa Jambu Keling, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Sabtu (20/6/2026), akhirnya diketahui.
Korban diketahui bernama Wisono Hadi, warga Desa Kampung Melayu Kecamatan Bermani Ulu, Kabupaten Rejang Lebong.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Kampung Melayu, Andoyo, setelah mendapatkan informasi dari warga dan pihak keluarga korban.
"Iya benar, korban merupakan warga kami atas nama Wisono Hadi. Keluarganya juga sudah mengetahui kejadian ini dan saat ini sedang menuju rumah sakit," ujar Andoyo saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com.
Andoyo mengaku tidak mengetahui secara rinci kronologi kecelakaan yang dialami warganya tersebut.
Menurutnya, beberapa hari terakhir korban tidak berada di Desa Kampung Melayu karena sedang bekerja di luar desa.
"Saya tidak tahu persis kronologinya. Setahu saya korban ini sudah beberapa hari tidak berada di desa karena bekerja,"katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Jambu Keling, Redi, mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, kecelakaan melibatkan sepeda motor yang datang dari arah Curup dan truk yang melaju dari arah Kabupaten Lebong.
Menurut Redi, korban yang mengendarai sepeda motor diduga merupakan warga Desa Kampung Melayu.
Baca juga: Kecelakaan Motor vs Truk di Jalan Lintas Curup-Lebong, Pemotor Alami Luka Parah
"Informasinya korban warga Kampung Melayu. Motor datang dari arah Curup, sedangkan truk dari arah Lebong,"jelas Redi kepada TribunBengkulu.com.
Ia menambahkan, akibat kecelakaan tersebut korban mengalami luka cukup serius.
Korban dilaporkan mengalami patah kaki serta luka pada bagian kepala yang menyebabkan pendarahan.
"Korban mengalami patah kaki dan kepala juga mengalami luka hingga berdarah,"jelasnya.
Redi mengungkapkan lokasi kecelakaan di Desa Jambu Keling memang kerap dikeluhkan pengguna jalan karena kondisi badan jalan yang rusak.
Menurutnya, terdapat sejumlah lubang yang sering tergenang air sehingga menyulitkan pengendara untuk melihat kondisi jalan secara jelas.
Kondisi tersebut membuat sebagian pengendara terpaksa menghindari lubang dengan berpindah jalur, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
"Di lokasi itu memang rawan. Ada genangan air dan lubang di badan jalan. Banyak pengendara yang menghindari lubang hingga masuk ke jalur lawan," ungkapnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi lengkap serta penyebab kecelakaan yang terjadi di ruas Jalan Lintas Curup-Lebong tersebut.
Sebelumnya, Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Curup-Lebong, tepatnya di Desa Jambu Keling, Kecamatan Bermani Ulu Raya, Kabupaten Rejang Lebong, pada Sabtu (20/6/2026) sore.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit sepeda motor dengan nomor polisi BD 5083 EL dan sebuah truk bernomor polisi BD 8621 K.