Wisata Satwa Interaktif Baru Hadir di Klaten, Pengunjung Bisa Bertemu Kapibara hingga Alpaca
Ikrob Didik Irawan June 21, 2026 01:14 AM

 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Kabar gembira bagi keluarga yang gemar wisata edukasi. Sebuah destinasi wisata satwa interaktif baru bernama Pony Park Klaten (POPA) akan segera hadir di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Mengusung konsep "The Legendary Pony Adventure", Pony Park menawarkan pengalaman yang berbeda dari kebun binatang pada umumnya. Pengunjung tidak hanya melihat satwa dari balik kandang, tetapi juga dapat berinteraksi langsung melalui berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif.

Berlokasi di Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, Pony Park dijadwalkan mulai dibuka untuk umum pada 28 Juni 2026. Lokasinya yang berada di antara Yogyakarta dan Solo membuat destinasi ini mudah dijangkau wisatawan dari berbagai daerah.

Pendiri Pony Park Klaten, Agung Sulistomo, menjelaskan bahwa Pony Park memadukan konsep petting zoo dan mini zoo dalam satu kawasan wisata keluarga.

"Pengunjung bisa langsung berinteraksi dengan satwa, bukan sekadar melihat dari kejauhan. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, lebih edukatif, dan tentunya menyenangkan bagi seluruh anggota keluarga," ujarnya.

Daya tarik utama Pony Park terletak pada koleksi satwanya yang beragam. Saat ini terdapat lebih dari 80 spesies satwa yang terdiri dari berbagai kategori, mulai dari herbivora, reptil, satwa nokturnal, aviary, hingga satwa pertunjukan.

Beberapa satwa yang diprediksi menjadi favorit pengunjung antara lain kapibara, alpaca, meerkat, dan tentu saja kuda poni yang menjadi ikon utama kawasan wisata ini.

Berbeda dengan destinasi satwa lainnya, Pony Park menjadikan kuda poni sebagai karakter utama yang mewarnai konsep petualangan di dalam kawasan. Suasana frontier klasik yang dipadukan dengan sentuhan fantasi ramah keluarga diharapkan mampu memberikan pengalaman wisata yang unik dan berkesan.

Tak hanya melihat satwa, pengunjung juga dapat menikmati berbagai aktivitas interaktif seperti feeding animal atau memberi makan satwa secara langsung, animal encounter, animal show, hingga pony riding.

"Kami ingin menciptakan tempat di mana anak-anak bisa belajar mengenal satwa secara langsung, sementara orang tua juga dapat menikmati pengalaman yang menyenangkan bersama keluarga," kata Agung.

Meski mengedepankan interaksi, Pony Park tetap menerapkan standar keselamatan dan kesejahteraan satwa. Tidak semua satwa dapat diajak berinteraksi. Aktivitas tersebut hanya dilakukan pada satwa tertentu dan selalu berada dalam pengawasan petugas.

Selain itu, pengelola juga menerapkan standar perawatan yang mencakup pemberian pakan sesuai kebutuhan, pemeriksaan kesehatan rutin, pengelolaan kandang yang layak, hingga pengaturan jadwal interaksi agar satwa tidak mengalami stres.

Pony Park juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung keluarga, termasuk area khusus anak-anak atau kids zone yang dirancang agar ramah bagi pengunjung usia dini.

Agung berharap kehadiran Pony Park dapat menjadi destinasi wisata edukasi unggulan di Klaten sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

"Kami berharap Pony Park bisa menjadi alternatif wisata keluarga yang edukatif, mendukung sektor pariwisata daerah, membuka lapangan pekerjaan, serta menciptakan peluang kolaborasi dengan UMKM, sekolah, dan berbagai komunitas," katanya.

Dengan konsep interaktif, edukatif, dan ramah keluarga, Pony Park Klaten bersiap menambah daftar destinasi wisata baru di kawasan Solo Raya dan DIY yang layak masuk agenda liburan bersama keluarga. (*/rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.