Fokus Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan,Penyaluran KUR BRI 2026 Tembus Rp84,36 Triliun Per Mei
Adiana Ahmad June 21, 2026 01:19 AM

POS-KUPANG.COM - Penyaluran KUR BRI 2026 hingga Mei tembus Rp84,36 triliun atau setara 46,87 persen dari total alokasi Rp180 triliun.

KUR BRI 2026 yang sudah tersalurkan difokuskan pada Program Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto. 

Sebagai bank yang fokus pada pemberdayaan UMKM, BRI secara konsisten memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai daerah guna mendorong peningkatan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat sektor riil yang menjadi fondasi perekonomian nasional.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan komitmen tersebut tercermin dari realisasi penyaluran KUR BRI yang sepanjang Januari hingga Mei 2026 telah mencapai Rp84,36 triliun atau setara 46,87?ri total alokasi KUR tahun 2026 sebesar Rp180 triliun.

Baca juga: Kabar Gembira, BRI Umumkan Riwayat Pinjol di Bawah Rp 1 Juta Tidak Menghalangi Pelaku UMKM Dapat KUR

"Mayoritas penyaluran tersebut diarahkan ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, dengan porsi mencapai 67,18?ri total KUR yang telah disalurkan," ujarnya.

Sementara itu, dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, sektor pertanian menjadi penerima pembiayaan terbesar. BRI telah menyalurkan KUR 2026 senilai Rp35,91 triliun ke sektor tersebut sepanjang lima bulan pertama tahun ini.

Akhmad menilai dukungan pembiayaan kepada sektor pertanian penting untuk meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional. Selain itu, penyaluran KUR BRI juga memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui peningkatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha di berbagai daerah.

Menurut Akhmad, fokus penyaluran KUR pada sektor-sektor produktif sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan, mendorong kewirausahaan, serta memperkuat pemerataan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM.

Baca juga: Pinjaman Rp 60 Juta KUR BRI 2026, Cicilan Mulai Rp 1,1 Jutaan, Info Lengkap Cek Tabel Angsuran

Menurutnya, KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional dari tingkat akar rumput.

Penyaluran yang diarahkan ke sektor-sektor produktif, khususnya pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas usaha masyarakat sekaligus memperkuat basis ekonomi daerah dan mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

"Melalui akses pembiayaan yang semakin inklusif dan tepat sasaran, UMKM dan pelaku usaha dapat tumbuh lebih kuat, menciptakan lapangan kerja, serta memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi perekonomian nasional," ujar Akhmad.

Secara kumulatif sejak tahun 2015 hingga Mei 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp1.520 triliun kepada lebih dari 48,1 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Baca juga: BRI Salurkan KUR Rp 84,36 Triliun Hingga Akhir Mei 2026, Cek Sisa Kuota, Syarat dan Cara Ajukan

Capaian tersebut merefleksikan konsistensi BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Melalui penyaluran KUR, BRI terus mengambil peran dalam memperkuat fondasi ekonomi rakyat di berbagai daerah. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.