Michael Olise Berharap Dapat Membuktikan Diri Setelah Kylian Mbappe Memberikan Pujian Besar kepada Bintang Prancis
Budi Santoso June 21, 2026 06:36 AM

JANGAN LEWATKAN SEDETIK PUN DARI PIALA DUNIA


Michael Olise berharap dapat memenuhi ekspektasi besar setelah Kylian Mbappe memberikan pujian luar biasa kepada bintang tim nasional Prancis tersebut.


Bintang Prancis, Michael Olise, menanggapi sanjungan hangat dari kaptennya, Kylian Mbappe, saat Les Bleus tengah berjuang di Piala Dunia. Winger Bayern Munchen itu dengan cepat menjadi salah satu talenta paling menarik di sepak bola Eropa, dan kini mendapat reputasi tinggi di antara rekan-rekan setim seniornya.


Mbappe memuji Olise sebagai masa depan Prancis


Kemistri luar biasa antara keduanya terlihat jelas dalam laga pembuka Prancis melawan Senegal — yang berakhir dengan kemenangan 3-1 — di mana Mbappe mencetak dua gol, keduanya berkat assist dari Olise. Bintang Real Madrid itu tidak ragu dalam menilai pengaruh Olise di skuad, menyebut pemain berusia 24 tahun itu sebagai bagian penting dari masa kini dan masa depan sepak bola Prancis.


Dalam wawancara dengan L'Équipe, Mbappe berbicara dengan penuh apresiasi terhadap mantan pemain Crystal Palace itu, mengatakan: “Dia adalah pemain masa kini dan masa depan. Ia memiliki keanggunan dan visi dalam permainannya. Saya sangat cocok bermain dengannya. Sekarang kami sering berbicara dalam bahasa Prancis. Dia berbicara dengan baik. Namun, dia memiliki kepribadian yang membuat kalian, para media, mungkin tidak akan pernah tahu apakah bahasa Prancisnya semakin baik atau tidak, karena dia jarang bicara dengan kalian (tertawa). Dia memang tidak suka, itulah dirinya. Michael adalah seorang introvert. Dia memilih kata-katanya dengan hati-hati dan jarang berbicara. Tapi kakinya yang berbicara di lapangan. Terimalah dia apa adanya. Dia tidak akan berubah. Selain menjadi pemain luar biasa, dia juga pribadi yang hebat.”


Olise menanggapi kata-kata sang kapten


Olise, yang telah mencatatkan 18 penampilan dan tujuh gol untuk negaranya, tetap rendah hati saat menanggapi komentar kaptennya tersebut. Sikap rendah hati ini datang setelah musim 2025-26 yang luar biasa bersama Bayern Munchen, di mana sang winger tampil dalam 52 pertandingan di semua kompetisi, mencetak 22 gol dan memberikan 31 assist. Meski ekspektasi besar datang dari salah satu pemain terbaik dunia, Olise memilih fokus untuk menjaga performa dan terus mengembangkan profesionalismenya.


“Ah, itu pujian yang luar biasa. Apakah saya setuju? Tidak. Maksud saya, menyenangkan mendengar hal itu, apalagi dari Kylian. Jika hal itu datang dari seseorang yang bermain bersama Anda, yang Anda hormati, dan telah mencapai begitu banyak hal dalam sepak bola, tentu saja hal seperti itu menyenangkan untuk didengar. Untuk saat ini, saya akan mengatakan bahwa, ya, saya adalah pemain masa kini. Jika saya terus bekerja keras dan tetap rendah hati, maka saya berharap benar-benar bisa menjadi pemain masa depan,” ujar Olise dalam wawancara terbarunya.


Menetapkan diri di Bayern Munchen


Perkembangan Olise meningkat pesat sejak kepindahannya ke Bundesliga. Ia bergabung dengan Bayern Munchen dari Crystal Palace pada musim panas 2024 dengan kontrak berdurasi lima tahun, dan sejak itu tampil impresif; performanya membuatnya meraih penghargaan Rookie Terbaik Bundesliga musim 2024–25 serta Pemain Terbaik Bundesliga 2025–26. Kemampuannya menggabungkan teknik tinggi dengan penyelesaian akhir yang tajam menjadikannya sosok kunci di klub maupun tim nasional, dan kesuksesan domestiknya di Jerman semakin memperkuat alasan di balik sorotan besar terhadap kebangkitannya di panggung internasional.


Kepribadian Olise yang tenang di luar lapangan berbanding terbalik dengan performanya yang eksplosif di lapangan. Sebagai pemain andalan di bawah asuhan Didier Deschamps, winger ini menjadi bagian penting dari lini serang Prancis di Piala Dunia bersama Mbappe dan Ousmane Dembele. Setelah meraih gelar ganda domestik (Bundesliga dan DFB-Pokal) musim lalu, Olise kini bertekad membawa Prancis — finalis turnamen sebelumnya — menuju gelar dunia ketiga mereka setelah sukses pada 1998 dan 2018. Setelah sebelumnya meraih medali perak Olimpiade pada 2024, ia kini berambisi menambah koleksi dengan trofi besar internasional pertamanya.


Olise beralih fokus ke Irak setelah Real Madrid membantah rumor transfer


Laporan transfer terbaru sempat mengaitkan Olise dengan kepindahan sensasional ke Real Madrid pada musim panas, yang akan mempertemukannya kembali dengan Mbappe di level klub. Namun, raksasa Spanyol itu dengan cepat mematahkan spekulasi tersebut melalui pernyataan resmi yang menegaskan tidak ada pembicaraan mengenai pemain tersebut. Akibatnya, bintang Bayern Munchen itu kini memusatkan fokus sepenuhnya pada laga fase grup Piala Dunia berikutnya melawan Irak, di mana Les Bleus bertekad meraih kemenangan untuk memastikan tiket ke babak selanjutnya.


Sejauh mana Prancis akan melangkah di Piala Dunia?

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.