Pemain bintang Real Madrid, Arda Güler, telah menyampaikan pesan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat Türkiye.
Pesan tersebut disampaikan setelah gelandang muda itu bersama rekan-rekannya di tim nasional Türkiye tersingkir dari Piala Dunia 2026 dengan hasil yang mengecewakan.
Türkiye kembali turun ke lapangan pada Sabtu dini hari untuk menghadapi tim asal Amerika Selatan, Paraguay, dalam pertandingan kedua fase grup mereka.
Skuad asuhan Vincenzo Montella memasuki laga tersebut dengan tekad untuk meraih hasil positif, setelah pada laga pembuka mereka menelan kekalahan dari Australia.
Namun, hasil akhir kembali tidak berpihak kepada Türkiye. Meski Paraguay harus bermain dengan 10 pemain menjelang akhir babak pertama, tim berjuluk Bintang Sabit tersebut tetap gagal memanfaatkan keunggulan itu dan harus menerima kekalahan 1-0.
Arda Güler tampil sebagai starter pada pertandingan tersebut, namun kesulitan untuk memberikan pengaruh besar di lini serang dalam upayanya membantu tim mencetak gol.
Berbicara kepada media usai pertandingan—setelah kepastian tersingkirnya Türkiye dari Piala Dunia 2026—pemain Real Madrid itu memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan permintaan maaf kepada rakyat Turki.
“Kami ingin meminta maaf, kami merasa sangat malu. Kami semua bermain di klub-klub besar, dan seharusnya kami bisa tampil jauh lebih baik di kompetisi ini.
“Dalam dua pertandingan, kami tidak mencetak satu pun gol, dan hal ini tidak bisa diterima.”
— Conor Laird