- Seorang tentara Israel dilaporkan tewas dan 13 pasukan komando terluka dalam serangan yang dilakukan Hizbullah di wilayah Lebanon selatan pada Sabtu (20/6) malam.
Serangan itu terjadi saat pasukan Israel mencoba maju ke wilayah Nabatieh, Lebanon Selatan.
Namun, operasi itu gagal dan justru menimbulkan korban jiwa di pihak militer Zionis.
Dikutip dari The Time of Israel, korban tewas merupakan Sersan Kelas Satu dari unit Maglan Brigade Komando.
Menurut laporan Zionis, rentetan roket dan drone peledak menghantam pasukan khusus Israel di lokasi tersebut.
Pasukan Israel disebut tengah berupaya melakukan infiltrasi ke Punggungan Ali Al-Taher, Lebanon.
Upaya tersebut dilakukan berulang kali untuk menguasai wilayah strategis di Lebanon selatan.
Namun, operasi tersebut gagal dan justru berujung pada jatuhnya korban jiwa di pihak militer Israel.
Selain satu tentara tewas, 13 lainnya mengalami luka-luka dengan rincian dua kritis, satu sedang, dan sepuluh ringan.
Menurut media Israel, Wakil Komandan Brigade Komando termasuk di antara yang terluka.
Serangan ini terjadi hanya sehari setelah operasi sebelumnya menewaskan empat tentara Israel.
Dalam insiden sebelumnya, seorang komandan korps lapis baja senior juga dilaporkan tewas di lapangan.
Hingga kini, militer Israel masih melakukan penyelidikan atas rangkaian serangan tersebut di wilayah perbatasan.