BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Musibah kebakaran terjadi di Jalan Pembangunan I RT 18, kawasan Pematon, Belitung Selatan, Banjarmasin Barat, Sabtu (20/6/2026) malam.
Api berkobar membakar sebuah rumah dua lantai milik Anik Surimah (60).
Saksi menyebut kobaran api terlihat dari lantai atas rumah, lalu membesar menjalar keluar melalui jendela rumah.
“Kalau api cepat saja padam, iya dari bagian atas,” ujar Sekretaris RT 18, Yudi, di lokasi.
Warga yang baru selesai melaksanakan shalat Maghrib di musala terdekat, kemudian berhamburan keluar digegerkan oleh kobaran api.
Petugas pemadam bersama relawan BPK segera melakukan proses pemadaman. Hingga menjelang waktu Isya, proses pembasahan benar-benar dihentikan.
Kerusakan parah tampak di lantai dua rumah. Jendela pecah, plafon rusak parah hingga terlihat rapuh.
Saat musibah terjadi, pemilik rumah Anik Surimah baru selesai melaksanakan salat Maghrib di musala.
Baca juga: Jukung hingga Mesin Alkon Diamankan Polisi, Warga Gunungraja Tanahlaut Pergoki Penyetrum Ikan
Begitu mendengar teriakan warga bahwa rumahnya terbakar. Ia langsung berlari pulang, teringat anak, menantu, dan cucunya yang masih berada di lantai dua.
“Lalu diteriaki orang rumah saya terbakar. Saya langsung lari ke sini,” ucap Anik menceritakan momen awal kabar api.
Beruntung satu keluarga dikabarkan berhasil dievakuasi sebelum api semakin membesar. Namun kepanikan kembali terjadi, menyadari cucunya, Amel (4), sempat terpisah dari keluarga.
Setelah pencarian ditengah proses pemadaman seluruh keluarga Anik dinyatakan berhasil selamat.
“Sempat bingung mencari cucu si Amel itu tidak ada, ternyata sudah diselamatkan orang ada di luar,” ujarnya
Setelah api padam, Anik duduk lemas. Rasa lega karena keluarganya selamat, bercampur pilu melihat rumahnya luluh lantak. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)