PLN Percepat Pemulihan Pembangkit dan Perkuat Pasokan Batu Bara Demi Keandalan Listrik di Pulau Jawa
Hendra June 21, 2026 11:03 AM

BANGKAPOS.COM, JAKARTA – PT PLN (Persero) terus mengintensifkan berbagai langkah strategis untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Pulau Jawa.

Upaya tersebut dilakukan melalui percepatan pemulihan sejumlah pembangkit yang mengalami gangguan operasional sekaligus penguatan pasokan energi primer guna memastikan sistem kelistrikan tetap stabil.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa perusahaan bersama mitra pembangkit listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) saat ini fokus melakukan percepatan perbaikan pada dua unit pembangkit berkapasitas besar yang tengah mengalami kendala teknis.

Menurut Darmawan, seluruh sumber daya terbaik telah dikerahkan agar proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat. Dengan demikian, pembangkit yang sedang diperbaiki dapat segera kembali beroperasi dan menambah daya dukung pasokan listrik pada sistem Jawa.

“Kami mengerahkan seluruh sumber daya terbaik PLN bersama mitra IPP agar proses perbaikan dapat berjalan cepat dan lancar, sehingga pembangkit dapat segera kembali beroperasi dan memperkuat pasokan listrik di sistem Jawa,” ujar Darmawan.

Di sisi lain, PLN juga melakukan percepatan proses komersial dan logistik untuk memperkuat pasokan energi primer, khususnya batu bara kalori menengah atau Medium Rank Coal (MRC) yang digunakan oleh sejumlah pembangkit strategis.

Ilustrasi PLTU Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, salah satu pembangkit yang berperan penting dalam menjaga pasokan listrik di sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali.
Ilustrasi PLTU Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, salah satu pembangkit yang berperan penting dalam menjaga pasokan listrik di sistem interkoneksi Jawa-Madura-Bali. (Dokumentasi/PLN)

PLN mengapresiasi dukungan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang selama ini sudah memfasilitasi penugasan kepada sejumlah perusahaan pemasok batu bara sehingga kebutuhan pembangkit dapat dipenuhi secara lebih cepat dan terkoordinasi.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah, khususnya Menteri ESDM Bapak Bahlil Lahadalia, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktur Jenderal Minerba yang telah memfasilitasi koordinasi antara PLN, pemasok batu bara, dan pelaku usaha ketenagalistrikan sehingga proses penguatan pasokan energi primer dapat berjalan lebih cepat,” kata Darmawan.

Saat ini PLN tengah mempercepat penyelesaian proses kontrak dan pengaturan logistik dengan perusahaan-perusahaan yang telah memperoleh penugasan Pemerintah. Langkah ini dilakukan agar pasokan batu bara yang telah tersedia dapat segera masuk ke rantai pasok pembangkit dan mendukung peningkatan keandalan sistem kelistrikan.

“Kami juga mengapresiasi para pemasok batu bara yang sudah mendapatkan penugasan Pemerintah dan bekerja sama dengan PLN maupun mitra pembangkit. Bersama-sama kami mempercepat penyelesaian aspek kontraktual dan logistik agar pasokan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh pembangkit,” lanjut Darmawan.

Pasokan batu bara terus berjalan untuk pembangkit di sistem Jawa dan ini tentu akan semakin memperkuat kesiapan operasional pembangkit serta mendukung peningkatan cadangan daya sistem.

PLN sebagai badan usaha yang bertanggungjawab terhadap penyediaan listrik bagi masyarakat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dampak yang ditimbulkan, termasuk adanya manajemen beban yang dilakukan di beberapa wilayah.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. PLN bersama seluruh mitra terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan dan memastikan keandalan pasokan listrik dapat segera kembali optimal,” tutup Darmawan. (*/E8)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.