Jakarta (ANTARA) - Petenis tunggal putra Jerman Alexander Zverev tersingkir dari Terra Wortmann Open 2026 setelah kalah dari wakil Amerika Taylor Fritz yang melanjutkan dominasinya di Halle, Jerman.

Setelah mengalahkan petenis nomor lima dunia Ben Shelton pada babak sebelumnya, Fritz mengalahkan Zverev pada semifinal dengan skor 6-7(4), 6-4, 7-5, Sabtu (20/6) waktu setempat, untuk mencapai final.

"Saya merasa telah memainkan tie-break yang bagus di set pertama, dan saya merasa sedikit kurang beruntung dengan pantulan bola," kata Fritz seusai pertandingan, dikutip dari ATP, Minggu.

Fritz telah memenangi tujuh pertemuan terakhirnya melawan Zverev dan sekarang unggul 10-5 atas petenis No.3 dunia itu dalam head to head mereka.

Pada pertandingan selama dua jam 39 menit di lapangan rumput di Halle itu, Fritz mencetak 19 ace dan memenangi 87 persen poin servis pertamanya untuk mengakhiri kemenangan beruntun Zverev yang mencapai 10 pertandingan.

Zverev mengangkat trofi Grand Slam pertamanya di Roland Garros awal bulan ini dan bertekad untuk mengulangi kemenangan itu di Halle.

Namun, unggulan teratas itu beberapa kali mengalami kesulitan secara fisik, hingga menerima perawatan medis dalam pertandingan melawan Fritz.

Setelah mematahkan servis Zverev di gim ke-11 set ketiga, Fritz memastikan kemenangan ketika petenis berusia 29 tahun itu memukul bola forehand ke net.

Menurut indeks menang/kalah ATP, Fritz kini hanya tinggal satu kemenangan lagi untuk meraih gelar keenamnya di lapangan rumput. Dari petenis aktif, hanya Novak Djokovic, yakni delapan gelar, yang memiliki lebih banyak kesuksesan di lapangan rumput.

Fritz, yang melaju ke final ATP 500 kelimanya, adalah petenis putra kedua yang mencapai pertandingan final Stuttgart dan Halle di musim yang sama sejak 2015, ketika kedua ajang tersebut diadakan di lapangan rumput. Juara Halle 10 kali, Roger Federer, mencapai prestasi tersebut pada 2018.

"Saya tahu minggu ini persaingannya sangat ketat. Saya melihat undian ketika keluar dan saya bahkan bukan unggulan empat besar dengan dua turnamen 500 di mana Novak, Carlos, dan Sinner bahkan tidak bermain. Saya merasa bahwa jika saya bermain bagus di lapangan rumput, kekuatan persaingan tidak terlalu penting," ujar Fritz tentang perjalanannya di Halle.

Dengan hasil tersebut Fritz naik dua peringkat ke peringkat tujuh. Mengejar trofi tingkat tur ke-11-nya, ia akan bermain melawan Frances Tiafoe pada babak final.

Tiafoe mengalahkan petenis wild card Jerman Daniel Altmaier 6-1, 6-3 untuk mencapai final ATP 500 keduanya tahun ini setelah kalah dari Flavio Cobolli di Acapulco.

Tiafoe dan Fritz bergabung dengan Mardy Fish pada 2004 sebagai finalis dari Amerika dalam sejarah turnamen Halle.

Mereka juga menciptakan final ATP Tour keempat yang sepenuhnya diisi oleh petenis Amerika musim ini setelah Fritz dan Shelton di Dallas dan Stuttgart serta Sebastian Korda dan Tommy Paul di Delray Beach.

"Saya pikir permainan saya hari ini sangat bagus. Pertandingan bisa saja berbeda ketika saya bermain kurang hati-hati pada kedudukan 3-2 di set kedua, tetapi saya berhasil mempertahankan servis dan menjaga momentum," tutur Tiafoe.

Tiafoe, yang menyelamatkan tiga match point dalam kemenangan perempat finalnya melawan Felix Auger-Aliassime, unggul 5-0 atas Altmaier dalam head to head mereka.

Petenis berusia 28 tahun itu akan berjuang untuk meraih trofi tingkat tur keempatnya.