TRIBUNKALTIM.CO - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang SMA dan SMK Negeri di Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur, segera memasuki tahapan pendaftaran.
Setelah rangkaian sosialisasi dan pra pendaftaran selesai dilaksanakan, ribuan calon murid di wilayah Sangatta Utara, Sangatta Selatan dan sekitarnya kini bersiap mengikuti proses seleksi masuk sekolah negeri yang menjadi gerbang awal memasuki pendidikan menengah atas pada tahun ajaran 2026/2027.
Berdasarkan jadwal resmi SPMB Kalimantan Timur 2026, tahapan sosialisasi telah berlangsung sejak 13 April hingga 31 Mei 2026.
Selanjutnya, pra pendaftaran untuk jalur domisili prioritas, afirmasi, prestasi, mutasi, serta program keahlian yang memerlukan persyaratan khusus dilaksanakan pada 8 hingga 19 Juni 2026 dan kini telah berakhir.
Baca juga: SPMB SD Balikpapan 2026: Cek Rayon Domisili Berdasarkan Kelurahan dan RT, Jangan Sampai Salah Daftar
Dengan berakhirnya tahapan tersebut, calon murid kini menantikan pembukaan pendaftaran Tahap I yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026.
SPMB merupakan sistem penerimaan murid baru yang diterapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk seluruh SMA Negeri, SMK Negeri dan SLB Negeri.
Melalui sistem ini, proses seleksi dilakukan secara terintegrasi dengan sejumlah jalur penerimaan yang disesuaikan dengan kondisi, prestasi, domisili maupun kebutuhan khusus calon murid.
Bagi masyarakat Kutai Timur, pemahaman mengenai jadwal pendaftaran, jalur seleksi, kuota penerimaan hingga daya tampung masing-masing sekolah menjadi hal penting sebelum menentukan pilihan sekolah tujuan.
Setelah tahapan pra pendaftaran selesai, proses penerimaan murid baru akan memasuki fase seleksi utama.
Pendaftaran Tahap I berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026.
Tahap ini diperuntukkan bagi peserta yang mendaftar melalui jalur afirmasi, prestasi, mutasi dan domisili prioritas untuk SMK.
Hasil seleksi Tahap I dijadwalkan diumumkan pada 26 Juni 2026.
Peserta yang belum diterima pada tahap pertama masih memiliki kesempatan mengikuti Tahap II yang dibuka mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026.
Tahap II diperuntukkan bagi Jalur Domisili untuk SMA serta Jalur Reguler atau Seleksi Rapor untuk SMK.
Hasil seleksi Tahap II akan diumumkan pada 6 Juli 2026.
Peserta yang dinyatakan lulus wajib melakukan daftar ulang pada 6 hingga 9 Juli 2026.
Selanjutnya, hari pertama masuk sekolah dijadwalkan pada 13 Juli 2026.
Pada tanggal yang sama hingga 17 Juli 2026 juga dilaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
MPLS merupakan kegiatan orientasi yang bertujuan memperkenalkan lingkungan sekolah, tenaga pendidik, budaya sekolah, tata tertib, hingga berbagai aktivitas akademik dan nonakademik kepada murid baru.
Kegiatan belajar mengajar (KBM) secara penuh akan dimulai pada 20 Juli 2026.
Untuk jenjang SMA Negeri, kuota penerimaan dibagi ke dalam empat jalur utama.
Jalur Prestasi memperoleh kuota sebesar 30 persen. Jalur ini diperuntukkan bagi calon murid yang memiliki prestasi akademik maupun nonakademik.
Prestasi yang dapat digunakan meliputi prestasi akademik, prestasi olahraga, seni, organisasi, tahfidz atau hafalan Al-Qur'an, serta prestasi keagamaan non-Islam.
Jalur Afirmasi mendapatkan kuota sebesar 30 persen.
Jalur ini ditujukan bagi calon murid dari keluarga kurang mampu atau penyandang disabilitas yang dibuktikan dengan dokumen pendukung sesuai ketentuan.
Jalur Mutasi memperoleh alokasi 5 persen.
Jalur ini diperuntukkan bagi calon murid yang mengikuti perpindahan tugas orang tua atau wali, termasuk anak guru dan tenaga kependidikan.
Sementara Jalur Domisili memperoleh porsi terbesar yakni 35 persen.
Seleksi dilakukan berdasarkan wilayah tempat tinggal calon murid sesuai ketentuan wilayah penerimaan sekolah.
Untuk jenjang SMK Negeri, sistem penerimaan dibagi ke dalam lima jalur.
Jalur Domisili Prioritas memperoleh kuota 10 persen.
Jalur Prestasi mendapat alokasi 20 persen.
Jalur Afirmasi memperoleh kuota 15 persen.
Jalur Mutasi mendapatkan kuota 5 persen.
Sedangkan Jalur Reguler atau Seleksi Rapor memperoleh kuota terbesar yakni 50 persen.
Seleksi rapor menjadi mekanisme utama penerimaan murid pada Tahap II untuk jenjang SMK.
SMA Negeri 1 Sangatta Selatan
SMA Negeri 1 Sangatta Selatan beralamat di Jalan Pertamina Kilometer 5, Kecamatan Sangatta Selatan.
Sekolah ini memiliki total daya tampung sebanyak 216 murid.
Rinciannya:
Jalur Afirmasi: 65 kursi
Jalur Mutasi: 11 kursi
Jalur Prestasi: 64 kursi
Jalur Domisili: 76 kursi
SMA Negeri 1 Sangatta Utara
SMA Negeri 1 Sangatta Utara yang berlokasi di Jalan A Wahab Syahranie, Kecamatan Sangatta Utara menjadi SMA Negeri dengan daya tampung terbesar di Kutai Timur.
Total daya tampung mencapai 396 murid.
Rinciannya:
Jalur Afirmasi: 119 kursi
Jalur Mutasi: 20 kursi
Jalur Prestasi: 119 kursi
Jalur Domisili: 138 kursi
SMA Negeri 2 Sangatta Selatan
SMA Negeri 2 Sangatta Selatan yang berada di Jalan Silvaduta memiliki total daya tampung sebanyak 72 murid.
Rinciannya:
Jalur Afirmasi: 22 kursi
Jalur Mutasi: 3 kursi
Jalur Prestasi: 22 kursi
Jalur Domisili: 25 kursi
SMA Negeri 2 Sangatta Utara
SMA Negeri 2 Sangatta Utara yang beralamat di Jalan Soekarno Hatta menyediakan total 144 kursi.
Rinciannya:
Jalur Afirmasi: 43 kursi
Jalur Mutasi: 7 kursi
Jalur Prestasi: 44 kursi
Jalur Domisili: 50 kursi
SMK Negeri 1 Sangatta Utara
SMK Negeri 1 Sangatta Utara yang berlokasi di Jalan Majai menjadi salah satu sekolah kejuruan dengan daya tampung besar di Kutai Timur.
Total daya tampung yang tersedia mencapai 360 murid.
Rinciannya:
Jalur Afirmasi: 51 kursi
Jalur Domisili Prioritas: 31 kursi
Jalur Mutasi: 19 kursi
Jalur Prestasi: 79 kursi
Jalur Reguler/Seleksi Rapor: 180 kursi
SMK Negeri 2 Sangatta Utara
SMK Negeri 2 Sangatta Utara yang beralamat di Jalan Padat Karya memiliki total daya tampung sebanyak 396 murid.
Jumlah tersebut menjadikan sekolah ini sebagai SMK Negeri dengan kapasitas terbesar di Kutai Timur untuk SPMB 2026.
Rinciannya:
Jalur Afirmasi: 58 kursi
Jalur Domisili Prioritas: 36 kursi
Jalur Mutasi: 19 kursi
Jalur Prestasi: 85 kursi
Jalur Reguler/Seleksi Rapor: 198 kursi