TRIBUNJABAR.ID - Gelandang Persib Bandung, Adam Alis, memberikan salam perpisahan kepada rekannya yang resmi hengkang, Federico Barba.
Persib Bandung telah mengucapkan "hatur nuhun" kepada Federico Barba pada Jumat (19/6/2026).
Bek asal Italia tersebut bertahan selama satu musim dan memberikan satu gelar bagi tim kebanggaan para Bobotoh.
Melalui unggahan TikTok pribadinya, Adam Alis pun mengunggah kompilasi videonya bersama Federico Barba.
Diketahui, Adam Alis memiliki kemampuan tersendiri untuk mencairkan suasana dengan para pemain asing hingga lokal, termasuk Federico Barba.
Bahkan, ia kerap memanggil Federico Barba dengan sebutan "my twin" atau "kembaranku".
"Terima kasih my twins udah menghibur kita semua. Sukses selalu di mana pun berada @Federico Barba SAHUUURRRRRR," tulis Adam Alis.
Baca juga: Indikator Persib Bisa Boyong Mike van der Hoorn, Bestie Marc Klok Rp13,04 Miliar dari FC Uthrect
Unggahan tersebut juga diserbu oleh para Bobotoh yang turut merasakan kehilangan atas kepergian Federico Barba.
Adapun, Federico Barba menjadi pemain kedua dari Persib Bandung yang resmi hengkang setelah Layvin Kurzawa.
Federico Barba merupakan pemain bertahan Persib Bandung yang memiliki kemampuan untuk menyuplai bola ke depan sekaligus kepemimpinan yang baik.
Sempat nyaris hengkang pada pertahanan musim, Federico Barba pada akhirnya tetap bertahan hingga mengangkat trofi bersama Persib Bandung.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bandung, Adhitia Putra Herawan, kebersamaan Persib dan Federico Barba berakhir seiring masa kontraknya tuntas.
Baik Federico Barba maupun Persib Bandung bersepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama pada musim mendatang.
"Hatur nuhun, Federico Barba, terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi yang telah diberikan untuk PERSIB," ujar Adhitia, Jumat (19/6/2026).
Adhitia menilai, Federico Barba mampu menunjukkan kualitasnya dalam waktu yang relatif singkat bersama Persib Bandung.
"Dalam waktu yang relatif singkat, Barba mampu menunjukkan kualitas, karakter, dan profesionalisme yang membantu tim mencapai target besar musim ini," tutur Adhitia.
Adhitia mengatakan, Barba menjadi salah satu bagian penting dari sejarah yang berhasil diukir.
Lebih dari sekadar kontribusi di atas lapangan, kata Adhitia, Federico Barba juga membawa pengalaman, mentalitas kompetitif, dan kepemimpinan yang memberikan dampak positif bagi tim selama menjalani musim yang penuh tantangan.
Meski kebersamaan ini telah berakhir, Adhitia memastikan kontribusi dan kenangan yang ditinggalkan Barba akan selalu menjadi bagian dari perjalanan klub.
"Kami mendoakan Federico Barba senantiasa diberikan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya," kata dia.
Adhitia juga mengucapkan, terima kasih karena Barba telah menjadi bagian dari keluarga besar Persib dan turut menorehkan sejarah yang akan selalu dikenang.
"Pintu Persib akan selalu terbuka untuk para pemain yang telah memberikan hati dan dedikasinya bagi klub ini," ujar Adhitia.
Persib Bandung memiliki pertahanan terbaik pada Super League Indoneisa 2025/2026, tentu itu juga terdapat peran dari Barba.
Baca juga: Daftar 10 Pemain Asing yang Dikaitkan dengan Persib Bandung, Ada Pemain UCL dan Piala Dunia 2026
Persib menjadi tim paling sedikit kebobolan, sepanjang musim hanya 22 kebobolan.
Dari 34 laga Super League, Federico Barba tampil di 28 laga, dengan mencetak 5 gol dan satu asis, serta mendapat 4 kartu kuning.
Adapun di AFC Champions League Two, Barba bermain di 7 laga dengan 539 menit bermain, dengan mencetak satu asis.
Catatan tersebut membuktikan bahwa Federico Barba bukan hanya sosok pemain bertahan yang baik, tetapi juga memiliki kemampuan yang baik membantu tim di lini depan.
(Tribunjabar.id/Rheina, Lutfi Ahmad Mauludin)