PENYEBAB Pabrik Mainan di Medan Johor Kebakaran, Damkar Kesulitan Persediaan Air
Ilham Fazrir Harahap June 21, 2026 03:10 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Penyebab kebakaran hebat Pabrik Mainan dan Plastik di Medan Johor diungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau.

Wandro menduga, penyebab kebakaran hebat ini berasal supplier trafo untuk perusahaan terbakar. 

"Kami dapat informasi karena supplier trafo di dalam pabrik meledak hanguskan seluruh pabrik," ujar Wandro saat ditemui Tribun Medan di lokasi, Minggu (21/6/2026). 

Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api yang melahap sebuah pabrik mainan dan plastik di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. 

Baca juga: Pengakuan dr Alfian Siregar Dituduh Punya 2 Istri, Kadis P3AP2KB Ini Sebut Masih Sendiri

Suasana kebakaran diduga pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu (20/6/2025). Api terus berkobar melalap seisi bangunan, juga dikabarkan membakar 2-3 rumah warga.
Suasana kebakaran diduga pabrik plastik dan mainan di Jalan Ladang, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Sabtu (20/6/2025). Api terus berkobar melalap seisi bangunan, juga dikabarkan membakar 2-3 rumah warga. (TRIBUN MEDAN/Fredy Santoso)

Pihaknya menerjunkan belasa unit pemadam kebakaran dari markas pusat dan seluruh unit pelaksana teknis ( UPT) di Kota Medan. 

Saat ini, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku dengan si jago merah yang menimbulkan asap tebal berwarna hitam. 

"Lebih kurang 12 unit pemadam kebakaran yang dikerahkan untuk memadamkan api yang hanguskan pabrik mainan dan plastik," ucap Wandro.

Tak hanya itu, pihaknya mendapatkan bantuan sebanyak dua unit pemadam kebakaran terdiri dari Damkar Deli Serdang dan Damkar Binjai. 

"Untungnya ada bantuan dari Damkar Deli Serdang dan Damkar Binjai, menerjunkan satu unit mereka," ujarnya. 

Baca juga: AWAL Mula Terbakarnya Pabrik Mainan di Medan Johor, 5 Jam Lebih Dipadamkan, 11 Rumah Terdampak

Api Padam, Alami Beberapa Kesulitan

Wandro menjelaskan bahwa pihaknya mengalami kesulitan dikarenakan  tidak adanya sistem pemadam kebakaran serta tandon air. 

"Karena gak ada persediaan air membuat kita kesulitan, sehingga mengambil air dari sungai Deli melalui pompa isap kita," ungkapnya. 

Untuk saat ini, api sudah berhasil di padamkan, namun banyak bahan yang mudah terbakar di dalam pabrik tersebut menyimpan api. 

PABRIK MAINAN TERBAKAR - Kondisi saat ini pabrik mainan dan plastik hangus terbakar, tak bersisa satupun barang yang, namun banyak barang yang mudah terbakar membuat petugas sulit untuk memadamkan api tersebut di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Minggu (21/6/2026).
PABRIK MAINAN TERBAKAR - Kondisi saat ini pabrik mainan dan plastik hangus terbakar, tak bersisa satupun barang yang, namun banyak barang yang mudah terbakar membuat petugas sulit untuk memadamkan api tersebut di Jalan Ladang, Gang Perdamaian, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Minggu (21/6/2026). (TRIBUN MEDAN/Haikal Faried Hermawan)

"Pabrik ini mudah terbakar dan menyimpan api, pabrik ini beroperasi plastik dan mainan, sehingga api berulang-ulang timbul kembali," lanjutnya. 

Menurutnya, api masih aktif di bagunan lantai dua, karena ada pengolahan biji plastik mainan. 

Wandro mengungkap pihaknya mengalami terkendala dikarenakan unit mobil pemadam kebakaran rusak. 

Baca juga: Kondisi Terkini Pabrik Plastik & Mainan di Medan Johor, Petugas Damkar Masih Berjibaku Padamkan Bara

"Tiga unit mobil pemadam kebakaran mengalami kerusakan karena membantu operasional dari belawan hingga saat jadi sebanyak tiga unit yang rusak," lanjutnya. 

Sementara itu, sebanyak tiga unit rumah permanen mengalami terdampak kebakaran dari pabrik plastik dan mainan tersebut. Pihaknya dengan sigap memutuskan jalur api. 

"Unit rumah yang terdampak dari kebakaran pabrik dari belakang perusahaan ini, petugas memotong jalur api sehingga tidak semakin terdampak ke lainnya, jadi ada tiga unit rumah tangga terdampak. Kejadian tadi malam petugas kecamatan sebanyak 11 kepala keluarga yang diungsikan, dimana terjadinya perambatan ke bangunan warga lainnya," ucapnya. 

Untuk saat ini tidak ada korban jiwa dari kebakaran hebat hanguskan pabrik plastik dan mainan. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh, tiga unit rumah permanen ini hanya hangus dibagian atap rumahnya. 

Awal Mula Kebakaran

Api mulai berkobar sekitar pukul 20:35 WIB, dan terus berkobar melalap seisi pabrik yang berada di gang sempit.

Selain api, asap hitam membumbung tinggi ke langit.

Suara dentuman berulang kali terdengar dari dalam pabrik.

Petugas pemadam kebakaran terus berusaha memadamkan api yang kian menyala.

Masyarakat pun terus berdatangan, berkerumun di lokasi kejadian yang berada di jalan sekitar 3 meter.

Malam yang seharusnya menjadi waktu beristirahat berubah menjadi penuh kecemasan bagi Anti dan warga di sekitar lokasi kebakaran pabrik di Medan Johor.

Saat melihat kobaran api semakin mendekati rumahnya, Anti hanya sempat menyelamatkan anggota keluarga dan berkas-berkas penting.

Perabotan serta harta benda lainnya terpaksa ditinggalkan karena keselamatan menjadi prioritas utama.

Anti menceritakan bagaimana awal mula mengetahui kebakaran.

Awalnya, sekira pukul 20:00 WIB, ia sedang keluar rumah untuk membeli makanan tak jauh dari tempat tinggalnya.

Tak lama kemudian ia melihat api berkobar di belakang rumahnya, yang memang hampir berdempetan.

Kemudian, ia pulang meminta seluruh anggota keluarganya menyelamatkan diri.

Selain itu, mereka juga mengumpulkan berkas-berkas berharga.

Sedangkan perkakas, belum sempat mereka evakuasi karena khawatir api membakar rumah mereka.

"Awalnya ada ramai-ramai, seperti kebakaran dari pabrik mainan. Karena api semakin dekat ke rumah, saya masuk ambil berkas penting,"kata Anti.

Di Gang Buntu, Jalan Bangun Sari, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, kurang lebih terdapat 11 rumah yang dihuni 11 kepala keluarga.

Menurut informasi yang didapat Anti, terdapat 2-3 rumah tetangga yang ikut terbakar.

Sebab, rumah korban berbatasan langsung dengan dinding pabrik.

Sedangkan rumah Anti, kurang lebih berjarak 50 meter dari pabrik pusat api.

Sampai saat ini, Anti dan warga sekitar tak berani jauh-jauh dari rumah mereka karena ada harta benda yang belum diselamatkan.

Akan tetapi, sebagian warga sudah mengangkat perkakas agar tidak ikut terbakar.

"Ini gak bisa tenang mau tidur dimana," katanya saat terjadi kebakaran.

5 Jam Lebih Dipadamkan, 11 Rumah Warga Terdampak

Hampir lima jam, kebakaran yang melanda pabrik mainan plastik di Jalan Ladang - Jalan Sumber Amal, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, belum berhasil dipadamkan total.

Diketahui, kebakaran terjadi sejak pukul 20:35 WIB dan sampai 01:00 WIB, api belum bisa dijinakkan tim pemadam kebakaran.

Camat Medan Johor, Bachtiar Nasution mengatakan, akibat kebakaran ini 11 rumah warga terdampak.

Dari 11 rumah tersebut, sekitar 2 rumah terbakar karena lokasinya berdempetan dengan dinding pabrik bagian belakang.

"Info dari kepling 11 kepala keluarga, kena dampak. Sebagian rumah terbakar,"kata Camat Medan Johor, Bachtiar Nasution, Minggu (21/6/2026) dinihari.

Pantauan di lokasi, kebakaran masih berlangsung.

Petugas damkar masih berjibaku memadamkan api.

Di lokasi, kondisi listrik juga padam total tanpa penerangan.

Warga terpaksa mengevakuasi barang, dan menyelamatkan diri.

Bachtiar menyebut, mobil pemadam yang dikerahkan sebanyak 8 damkar dari wilayah Medan, Binjai, dan Kabupaten Deli Serdang.

Adapun kendala yang dihadapi karena di lokasi tidak terdapat hydrant, maupun sumber air memadai.

Ia menjelaskan, sejauh ini belum ada informasi korban jiwa maupun korban luka 

"Sampai saat ini belum ada korban. Jumlah pemadam dari Medan 8 unit berulang kali memadamkan, karena disini gak ada hydrant."

(Tribun-medan.com) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.