Deniz Undav Menggila, Penyelamat Jerman Asal Stuttgart Bikin Fans di Pontianak Takjub
Rivaldi Ade Musliadi June 21, 2026 03:32 PM

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, mengisyaratkan kemungkinan besar untuk memberikan kesempatan kepada Deniz Undav tampil sebagai starter pada laga berikutnya. 

Isyarat ini mencuat setelah sang penyerang kembali menjadi pahlawan penentu kemenangan Die Mannschaft di pentas Piala Dunia 2026.

Deniz Undav tampil luar biasa gemilang saat Jerman mengandaskan perlawanan sengit Pantai Gading dengan skor ketat 2-1 pada laga kedua Grup E yang berlangsung di Toronto Stadium, Kanada, Minggu 21 Juni 2026 dini hari WIB.

Masuk dari bangku cadangan, striker andalan VfB Stuttgart itu langsung memborong dua gol (brace) yang membalikkan keadaan sekaligus memastikan kemenangan dramatis Jerman setelah sempat tertinggal oleh gol Franck Kessie di babak pertama. 

Hasil manis tersebut resmi mengantarkan juara dunia empat kali itu melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Penampilan epik dan efektivitas tinggi yang ditunjukkan Deniz Undav mengundang decak kagum dari para pecinta sepak bola di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

• Libas Tunisia 4-0, Fans Asal Pontianak Puji Dominasi Total Timnas Jepang

Akbar, seorang warga Pontianak yang setia menyaksikan laga krusial tersebut, mengaku sangat takjub dengan dampak instan yang diberikan Undav di atas lapangan hijau.

"Penampilan Deniz Undav subuh tadi benar-benar epik! Masuk sebagai supersub, dia langsung mengubah arah permainan dan membalikkan keadaan lewat dua golnya. Gila betul mentalnya, tidak semua striker punya ketenangan seperti itu di menit-menit krusial. Karakter permainan seperti inilah yang membuat Jerman selalu ditakuti di turnamen besar. Dia layak sekali dicoba jadi starter di laga berikutnya," puji Akbar saat berbincang dengan Tribun Pontianak, Minggu 21 Juni 2026 siang.

Sanjungan senada juga tersirat dari pernyataan Julian Nagelsmann. 

Pelatih berusia 38 tahun itu mengakui tekanan untuk memasang Undav sejak menit awal semakin membesar berkat performa konsistennya.

"Mungkin dia bisa menjadi starter pada pertandingan berikutnya. Saya pikir setiap pemain tentu ingin berada di starting lineup, tetapi saya rasa saat ini dia juga sangat bahagia dengan perannya," ujar Nagelsmann kepada wartawan seperti dikutip dari Reuters.

Supersub Maut yang Sulit Diabaikan

Deniz Undav sejauh ini tumbuh menjadi salah satu pemain paling efektif di skuad Jerman selama Piala Dunia 2026. 

Pada laga pembuka melawan Curacao, ia sukses mencetak gol penutup setelah masuk sebagai pemain pengganti dalam laga yang berakhir 7-1. 

Ketajamannya berlanjut saat menghadapi Pantai Gading. 

Jerman sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Frank Kessie pada menit ke-30, namun Undav menyamakan kedudukan pada babak kedua sebelum mengunci kemenangan pada masa injury time (90+4').

Dua gol tersebut membuat catatan statistik Undav bersama tim nasional Jerman semakin mengesankan. 

Penyerang berusia 29 tahun itu kini telah mengoleksi sembilan gol hanya dalam delapan pertandingan terakhirnya bersama Die Mannschaft.

Ketajaman Undav di Piala Dunia 2026 juga membuatnya masuk dalam daftar elite sejarah sepak bola Jerman. 

Ia menjadi pemain Jerman pertama yang mampu mencetak gol pada dua laga pertamanya di Piala Dunia sejak legenda Miroslav Klose melakukannya pada edisi Piala Dunia 2002 silam.

Mesin Gol Telat Panas Milik Stuttgart

Keberhasilan Deniz Undav menembus level tertinggi sepak bola dunia terbilang unik karena ia bukan berasal dari lulusan akademi raksasa yang langsung bersinar di usia muda. 

Berikut profil singkatnya:

Nama Lengkap: Deniz Undav

Tanggal Lahir / Usia: 19 Juli 1996 (29 Tahun)

Klub Saat Ini: VfB Stuttgart (Bundesliga Jerman)

Posisi: Penyerang Tengah / Striker

Catatan Prestasi Klub Terakhir: Finis sebagai pencetak gol terbanyak kedua (Runner-up Top Scorer) Bundesliga Jerman musim lalu, hanya kalah tajam dari bomber Inggris milik Bayern Munchen, Harry Kane.

Karier Unik: Sempat meniti karier dari kompetisi kasta bawah Jerman (SV Meppen) sebelum bersinar di Belgia bersama Union SG, lalu dipinang Brighton & Hove Albion di Liga Inggris, hingga akhirnya meledak bersama VfB Stuttgart dan menembus skuad Piala Dunia pertama dalam kariernya.

Misi Melangkah Sejauh Mungkin

Usai pertandingan emosional melawan Pantai Gading, Deniz Undav mengaku sangat bahagia bisa berkontribusi nyata membantu negaranya mengamankan tiket ke fase gugur. 

Menurutnya, kemenangan ini menjadi pembuktian karakter kuat dari generasi baru skuad Jerman.

"Ini kemenangan yang sangat penting. Hari ini kami menunjukkan karakter yang luar biasa di lapangan. Kami tidak panik saat tertinggal dan ingin melangkah sejauh mungkin di turnamen ini," ungkap Undav seperti dilansir dari BBC.

Jerman saat ini kokoh memuncaki Grup E dengan mengemas enam poin sempurna dari dua pertandingan dan telah mengunci satu tempat di babak 32 besar. 

Pada laga pamungkas fase grup nanti, Die Mannschaft akan menantang Ekuador untuk memperebutkan status mutlak juara grup, sementara Pantai Gading akan saling sikut dengan Curacao demi mengamankan satu tiket tersisa ke fase gugur. (*) 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.