Wisata alam Samongkat di Batudulang, Batulanteh, Sumbawa, NTB: Sungai jernih & masuknya gratis
TRIBUNSTYLE.COM – Momen libur akhir tahun menjadi waktu yang paling pas untuk melepas lelah dan menikmati ketenteraman alam bebas.
Bagi Anda yang tengah berburu destinasi wisata alam yang masih perawan dan belum padat oleh hiruk-pikuk pelancong, Wisata Alam Samongkat di Sumbawa dapat menjadi opsi terbaik yang patut dipertimbangkan.
Destinasi ini berlokasi di Desa Batudulang, Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Taman Wisata Alam Samongkat menyuguhkan nuansa sejuk khas hutan hujan tropis, lengkap dengan aliran sungai yang bening, formasi batuan besar yang eksotis, serta hembusan udara bersih yang ampuh menyegarkan pikiran.
Baca juga: Intip Keindahan Mata Air Tampuro di Sanggar, Bima, NTB, Surga Asri di Kaki Tambora
Objek wisata ini berada di tengah kawasan hutan tropis yang keasriannya masih sangat terjaga dan belum banyak terjamah tangan manusia.
Kondisi tersebut menjadikannya tempat yang sangat ideal bagi para pelancong yang mendambakan kedamaian, panorama yang hijau, serta pasokan udara segar abadi abai dari bisingnya atmosfer perkotaan.
Sisi paling memikat dari Samongkat adalah keberadaan aliran sungai dengan air yang begitu jernih dan bersuhu dingin.
Mayoritas pengunjung memanfaatkan momen kunjungan mereka untuk berendam di sungai ini sembari menikmati ketenangan hutan yang diiringi kicauan burung serta gemerisik dedaunan yang tertiup angin sepoi-sepoi.
Taman Wisata Alam Samongkat juga tersohor akan kekayaan flora dan faunanya yang sangat bervariasi.
Di dalam kawasan hutan ini, Anda dapat menjumpai beberapa jenis vegetasi seperti pohon ara merah (Ficus sp.), pohon kukin (Schoutenia ovata), hingga tanaman obat seperti kumis kucing dan pakis sarang burung.
Bukan hanya tumbuhan, Samongkat pun menjadi rumah bagi bermacam-macam fauna langka, di antaranya adalah elang bondol (Halliastur indus) serta burung koakiau (Philemon buceroides) yang statusnya kini telah dilindungi akibat populasinya yang kian terancam punah.
Baca juga: Surga Tersembunyi di Lombok Tengah NTB, Desa Pajangan Tawarkan Homestay Murah Berstandar Dunia!
Letak geografis Wisata Alam Samongkat tergolong sangat mudah untuk diakses.
Jika bertolak dari Kota Sumbawa Besar, Anda hanya perlu berkendara sejauh kurang lebih 19 kilometer, atau memakan waktu perjalanan sekitar 30 menit saja dengan menumpangi kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil.
Walau posisinya berada di area pedalaman, destinasi ini selalu sukses memikat atensi pengunjung, tidak terkecuali para turis mancanegara.
Banyak di antara mereka yang menyempatkan datang demi bisa berendam, berburu foto estetik, atau sekadar menikmati keheningan wisata alam Sumbawa yang menenteramkan jiwa.
Anda tidak usah mencemaskan masalah anggaran liburan, sebab tidak ada pungutan tiket masuk sama sekali untuk menikmati keindahan Wisata Alam Samongkat.
Hanya saja, pada sejumlah titik area parkir yang lokasinya berdekatan dengan area sungai, Anda mungkin akan dikenakan tarif retribusi parkir kendaraan berkisar antara Rp5.000 hingga Rp15.000 saja.
(TribunLombok.com/Tribunstyle.com/Naja Taqiyyuddin)