Uniknya Gumbang Ganang, Obel-Obel, Sambelia, Lombok Timur, NTB, paket komplet dari sawah hingga laut
TRIBUNSTYLE.COM – Wisata Gumbang Ganang hadir sebagai salah satu destinasi alam yang berlokasi di Desa Obel-Obel, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Objek wisata ini menyajikan kombinasi memikat antara sumber mata air murni, barisan pohon purba yang langka, keasrian nuansa pedesaan, serta bentangan pantai yang luas.
Di sini terdapat sebuah embung (kolam penampungan air) dengan air kehijauan yang tampak sangat bening dan menyegarkan. Istilah "Gumbang" sendiri diambil dari bahasa daerah setempat yang bermakna wadah penampung atau tempayan air.
"Kita menawarkan air yang sejuk yang berasal langsung dari mata air hutan lindung di sekitar ini, sehingga pengunjung bisa merasakan kesegaran alami saat mandi atau sekadar membasuh muka," kata Ketua Pokdarwis Deri Miswara Aria Obira saat ditemui pada Selasa (6/1/2026).
Baca juga: Wisata Alam Samongkat di Batudulang, Batulanteh, Sumbawa, NTB: Sungai Jernih & Masuknya Gratis!
Kawasan wisata ini juga dipayungi oleh kurang lebih 200 batang pohon purba, di antaranya jenis pohon Juetan, Dao, serta Ganang yang usianya ditaksir telah mencapai ratusan tahun. Kehadiran pohon-pohon raksasa dengan bentuk batang yang eksentrik ini melahirkan atmosfer hutan yang lebat serta rimbun. Hembusan udaranya pun begitu sejuk, menjadikannya lokasi yang ideal untuk melepas penat dari penatnya aktivitas perkotaan.
Satu hal unik yang hampir mustahil dijumpai di destinasi lain adalah posisi area wisata ini yang terletak tepat di bawah lintasan SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) kepunyaan PLN. Panorama kabel transmisi listrik raksasa yang membentang di atas embung alami tersebut menyuguhkan kontras yang estetik antara modernitas infrastruktur dan kemurnian alam.
"Kami telah menyediakan berbagai fasilitas umum untuk kenyamanan pengunjung seperti kamar mandi, mushola, tempat parkir dan tempat bilas," terang Deri.
Pihak pengelola juga telah membangun fasilitas kolam renang yang dipisahkan khusus untuk kalangan anak-anak maupun dewasa. Terdapat pula wahana kereta dengan rute memutar membelah area persawahan di area sekitar.
Fasilitas tersebut dilengkapi dengan berugak (gazebo tradisional suku Sasak) sebagai sarana istirahat untuk bercengkerama bersama keluarga atau kerabat sembari menikmati keteduhan hutan.
"Terkadang disini juga dilakukan ritual adat Selamatan Kokoq sebagai bentuk syukur masyarakat atas melimpahnya sumber mata air," ucap Deri.
Berada di kawasan utara Lombok Timur, letak objek wisata ini searah dengan rute pelesiran menuju Sembalun atau dermaga penyeberangan Gili Lampu. Hal ini membuat durasi perjalanan para pelancong terasa menyenangkan karena dihibur oleh pemandangan perkampungan, tepi laut, dan deretan pegunungan.
"Kalau lewat Labuan Lombok, disepanjang jalan disuguhi pemandangan pantai dan jika lewat Suela atau Sembalun wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan pegunungan," tutur Deri.
Baca juga: Panduan Liburan ke Senggigi, Batu Layar, Lombok Barat, NTB: Intip Rute, Tarif Hotel & Kuliner!
Mengenai biaya masuk, tarif tiketnya dipatok sangat murah, yakni Rp5.000 saja. Harga tersebut sudah mencakup biaya parkir kendaraan sekaligus akses masuk ke area wisata (di luar biaya sewa wahana tambahan).
"Dari Mataram sekitar lima jam untuk menempuh Wisata Gumbang Ganang dengan menggunakan roda dua atau roda empat," paparnya.
Gumbang Ganang menjadi destinasi yang sangat direkomendasikan bagi rombongan keluarga yang mencari tempat liburan air yang aman, teduh, serta memiliki paket lanskap alam yang komplet, mulai dari perbukitan, persawahan, hutan purba, hingga pemandangan laut lepas dalam satu destinasi tunggal.
(TribunLombok.com/Rozi Anwar/TribunStyle.com/Naja Taqiyyuddin)