PSM Makassar Hadapi 2 Kompetisi Berbeda Musim Depan, Ahmad Amiruddin: Terobosan yang Sangat Bagus
Sakinah Sudin June 21, 2026 06:20 PM

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – PSM Makassar bakal menghadapi dua kompetisi berbeda di musim 2026/2027.

Operator sepak bola Indonesia, Indonesian League (I.League) berencana menggulirkan League Cup atau Piala Cup sebagai turnamen pendamping Super League.

Terakhir kali Indonesia mempunyai dua kompetisi sepak bola ketika musim 2019.

Kala itu, Piala Indonesia menjadi pendamping Liga 1.

PSM Makassar berhasil keluar sebagai juara Piala Indonesia yang diikuti 128 tim dari berbagai tingkatan kasta sepak bola Indonesia waktu itu.

Musim ini, Super League akan kick off lebih dulu pada awal September.

Selang satu-dua bulan, League Cup bergulir pada Oktober atau November dengan melibatkan klub Super League dan Champions Series.

Namun, durasi turnamen Piala Cup ini cukup singkat, hanya enam sampai tujuh pekan saja.

Untuk format dan regulasi League Cup masih dibahas oleh I.League.

Asisten Pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin menyambut baik dua kompetisi yang bergulir musim depan.

Baginya, dua kompetisi berbeda tersebut merupakan terobosan bagus dari I.League.

Pemain akan semakin banyak mempunyai jam terbang. Persaingan juara pun semakin sengit.

“Terobosan yang sangat bagus, karena dengan adanya dua kompetisi, pemain punya banyak menit bermain," kata Ahmad Amiruddin saat dihubungi Tribun-Timur.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (21/6/2026).

"Tentunya perburuan juara juga jadi lebih seru,” imbuhnya.

Persaingan memperebutkan trofi League Cup diprediksi bakal seru.

Sebab, 38 klub akan berjuang untuk mengangkat trofi turnamen yang pertama kali digelar tersebut.

Rinciannya, 18 klub Super League dan 20 klub Champions Serie.

Ahmad Amiruddin menilai langkah PSM Makassar tidak akan mudah. Tantangan berat harus dilewati.

Olehnya itu, klub kebanggaan masyarakat Sulsel ini disebut harus mempunyai kedalaman skuad yang bagus untuk mengarungi dua kompetisi berbeda.

“Tantangan buat klub karena harus mempunyai skuad yang bagus untuk mengarungi dua kompetisi,” sebutnya.

Pelatih akrab disapa Amir ini masih menunggu regulasi resmi dari I.League, khususnya penggunaan pemain asing di League Cup.

Aturan ini sangat penting bagi klub dalam menyusun komposisi pemain.

Ia mengatakan, klub dari kasta kedua berpotensi memberikan perlawanan.

“Kita belum tahu bagaimana regulasi League Cup tentang pemain asing, tapi pastinya peserta Champions Series juga punya peluang untuk menjadi yang terbaik,” katanya.

Terakhir, juru taktik berusia 43 tahun ini berharap, jadwal dua kompetisi musim depan bisa disusun secara matang.

Apalagi, bagi PSM Makassar harus bepergian menggunakan pesawat jika jalani laga away.

Berbeda dengan klub-klub berbasis Pulau Jawa, bisa menempuh perjalanan darat.

“Semoga jadwal dirancang dengan memperhatikan jarak dan waktu serta tidak tumpang tindih untuk mencegah kelelahan pemain,” ucap Amir.

Dihubungi terpisah, Menteri Luar Negeri The Macz Man Firdaus menyambut positif dua kompetisi bergulir musim depan.

Menurutnya, hadirnya dua turnamen membuat menambah daya tarik bagi suporter untuk menonton pertandingan, Termasuk, tim juga akan semakin termotivasi berkompetisi.

“Sangat bagus dengan adanya dua kompetisi musim depan. Menambah keseruan hiburan suporter menyaksikan pertandingan sepak bola yangg tadinya cuman Super League. Menambah semangat juga untuk tim,” tuturnya.

Selain itu, kata Firdaus, pelatih bisa menurunkan pemain yang menghuni skuadnya.

Pemain kurang jam terbang di Super League, bisa diberi kesempatan di Piala Cup.

“Bisa juga jadi ajang pelatih mencoba komposisi pemain berbeda atau menambah menit bermain bagi pemain yang dinilai masih kurang,” ujarnya.

Pengamat Sepak Bola Budiardjo Thalib mengatakan, PSM Makassar perlu memperhatikan recovery pemain untuk menghadapi dua kompetisi berbeda.

Lantaran, jadwal di sepak bola Indonesia kadang padat sekali.

Belum lagi PSM Makassar setiap bertanding harus menjalani perjalanan jauh.

“Di Indonesia itu jadwal kompetisi sangat padat, satu saja bikin repot, apalagi kalau dua. Ini harus dijaga recovery pemain,” katanya.

Maka dari itu, ia meminta Laskar Ayam Jantan dari Timur membangun skuad yang bagus.

Setiap lini diperkuat pemain yang sama kualitasnya.

Jadi ketika ada absen, tidak menjadi masalah untuk PSM Makassar.

“PSM Makassar perlu membentuk tim yang solid,” pinta eks asisten pelatih PSM Makassar ini. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.