Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 Tuntas, Para Juara Bersiap ke Putaran Nasional
Hasiolan Eko P Gultom June 21, 2026 06:24 PM

Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 Tuntas, Para Juara Bersiap ke Putaran Nasional

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Liga TopSkor (LTS) Greater Jakarta 2026 memasuki babak akhir.

Empat pertandingan final kelompok usia U-13, U-14, U-15, dan U-16 menjadi penutup rangkaian kompetisi yang telah berlangsung selama enam bulan penuh di GSport Jagorawi Soccer Arena, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/6/2026).

Empat laga tersebut melengkapi lima partai final lainnya yang telah lebih dahulu digelar pekan lalu. 

Secara keseluruhan, Liga TopSkor Greater Jakarta musim 2026 mempertandingkan delapan kategori usia, mulai dari U-10 hingga U-17.

Kompetisi yang mulai bergulir sejak 11 Januari 2026 itu diikuti oleh 297 tim dari berbagai daerah. 

Tidak hanya berasal dari wilayah Jabodetabek, peserta juga datang dari Bandung, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Sukabumi hingga Serang.

Dengan format liga yang terbagi dalam dua strata, yakni Liga TopSkor 1 dan Liga TopSkor 2, kompetisi ini melibatkan 7.412 pemain dan 1.233 ofisial berdasarkan data terverifikasi panitia.

Jumlah pertandingan yang digelar pun sangat masif. Hingga laga final terakhir, Liga TopSkor Greater Jakarta 2026 mencatat total 2.477 pertandingan yang tersebar di delapan kelompok usia.

Rinciannya meliputi U-10 sebanyak 189 pertandingan, U-11 (217), U-12 (412), U-13 (354), U-14 (379), U-15 (354), U-16 (321), dan U-17 (251).

Besarnya skala penyelenggaraan tersebut membuat Liga TopSkor Greater Jakarta menjadi regional Liga TopSkor terbesar di Indonesia.

Direktur Liga TopSkor, M. Yusuf Kurniawan, mengaku bangga melihat perjalanan kompetisi yang kembali berhasil menyatukan ribuan pemain muda dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah, hari ini menjadi puncak dari fase enam bulan kompetisi Liga TopSkor Greater Jakarta yang telah melibatkan 297 tim dari wilayah Jabodetabek, Bandung, Subang, Purwakarta, dan daerah lainnya,” ujar Yusuf.

Menurut pria yang akrab disapa Yuke itu, Liga TopSkor bukan sekadar turnamen usia muda biasa. 

Kompetisi yang telah berjalan sejak 2011 tersebut menjadi salah satu fondasi pembinaan sepak bola usia dini di Indonesia.

“Ini bukan event yang kecil. Ini adalah kompetisi yang sangat panjang dan saya senang pada akhirnya bisa sampai di titik ini. Artinya, perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen kami di Liga TopSkor yang sudah berdiri sejak 2011,” sambungnya.

Yuke menambahkan, banyak pemain yang kini berkarier di level profesional merupakan alumni Liga TopSkor yang pernah memulai perjalanan sepakbolanya dari kompetisi tersebut.

“Banyak alumni Liga TopSkor yang dulu memulai proses seperti adik-adik yang saat ini bermain di lapangan. Mereka tumbuh, berkembang, dan akhirnya mampu mencapai level profesional,” terangnya

Usai menyelesaikan putaran regional, Liga TopSkor kini bersiap menggelar putaran nasional yang akan mempertemukan para juara dan tim hasil seleksi terbaik dari 33 kota penyelenggara di seluruh Indonesia.

Putaran nasional untuk kategori U-14 dan U-16 akan berlangsung pada 27 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Bogor.

Sementara kategori U-10 dan U-12 dijadwalkan berlangsung pada 5-9 Agustus 2026.

Menurut Yuke, pemilihan kategori usia genap dilakukan agar tidak berbenturan dengan kompetisi Piala Soeratin yang mempertandingkan kelompok usia U-13, U-15, dan U-17.

“Kami sengaja menggelarnya pada kelompok usia genap karena tidak ingin berbenturan dengan kompetisi Suratin. Kami ingin menjadi bagian dari sistem kompetisi yang telah dibangun oleh federasi,” pungkasnya.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.