Baru Dibangun 2023 dengan Anggaran Rp765 Juta, Ruang Kelas SDN Trantang Tuban Kini Ambruk
Januar June 21, 2026 08:14 PM

 

Laporan Wartawan Tribunjatim.com, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Sebuah ruang kelas di SDN Trantang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, ambruk pada Sabtu (20/6/2026) malam.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kejadian tidak berlangsung kegiatan belajar mengajar (KBM).

Bangunan yang ambruk diketahui merupakan ruang kelas satu. Dan ternyata, gedung tersebut baru direhabilitasi pada tahun 2023 melalui proyek pembangunan ruang kelas baru.

Berdasarkan data dalam laman https://spse.inaproc.id, proyek dengan Kode Tender 12544415 bernama Pembangunan Ruang Kelas Baru SDN Trantang Kecamatan Kerek tersebut, memiliki nilai anggaran sebesar Rp765.640.000.

Proyek tersebut dimenangkan oleh CV Dua Arlangga Muda yang beralamat di Desa Montongsekar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.

Dalam video amatir yang beredar di media sosial, terlihat kondisi bangunan mengalami kerusakan parah hingga nyaris rata dengan tanah.

Perekam video juga mempertanyakan kualitas pondasi bangunan yang dinilai tidak menggunakan campuran semen yang memadai.

“Pondasinya lemah (tanah), gak ada semennya kayak gini,” ucap perekam dalam video tersebut.

Perekam juga menyebut kerusakan bangunan tergolong total.

Baca juga: Insiden Atap Sekolah Ambruk di Tuban Jadi Sorotan, DPRD Desak Audit Kelayakan Bangunan

 

“Lho rusak total. Untung gak ada anak sekolah,” tambahnya.

Dikonfirmasi Kepala SDN Trantang, Nur Hidayah, mengatakan sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda kerusakan maupun cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan bangunan roboh.

“Tidak ada tanda-tanda sebelumnya,” ujar Nur Hidayah, Minggu (21/6/2026).

Perempuan yang akrab disapa Nunuk itu menduga ambruknya bangunan dipicu kualitas konstruksi yang kurang baik serta adanya pergerakan tanah yang menyebabkan pondasi mengalami penurunan.

“Diduga karena kualitas bangunan dan tanahnya gerak, sehingga pondasinya turun dan struktur di atasnya menjadi tidak stabil,” imbuhnya.

Menurutnya, penanganan kejadian tersebut kini telah diambil alih oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban.

“Langsung ditangani Dinas Pendidikan,” bebernya.

dengan adanya peristiwa ini menambah daftar insiden kerusakan bangunan sekolah di Kabupaten Tuban dalam kurun waktu kurang dari satu bulan.

Sebelumnya, sosoran atap teras lantai dua SDN Kutorejo 3 Tuban juga ambruk pada Rabu (3/6/2026) sore. Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut.

 


Informasi lengkap dan menarik lainnya baca di TribunJatim.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.