Gegara Pemadaman PLN! Sudah Jauh-jauh ke Kuningan, Wisatawan Ngopi Gelap-gelapan
GH News June 21, 2026 10:08 PM
Kuningan -

Gara-gara pemadaman listrik bergilir yang dilakukan PLN, wisatawan dari Bekasi yang jauh-jauh pergi ke Kuningan terpaksa ngopi dalam kondisi gelap-gelapan.

Pemadaman listrik yang kerap terjadi di Kabupaten Kuningan kembali menuai keluhan dari masyarakat. Pemadaman listrik kembali melanda puluhan wilayah di Kuningan pada Sabtu (20/6).

Penyebab pemadaman tersebut dilaporkan karena adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang memicu penurunan kapasitas suplai listrik. Kondisi ini memaksa PLN untuk melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah lokasi.

"PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di beberapa lokasi pada Sabtu, 20 Juni 2026 Estimasi Waktu : 17:30 sampai 20:30. Wilayah : Pasar Baru Kuningan, Perumahan Bojong, Kamuning Golden Residence, Bojong serang, Cigadung, Windujanten, Cipondok, Perumahan Buana Cigadung Regency, STIKES Kadugede, Perumahan Panorama Babatan, Babakan Cigadung, Nangka, Bingbin, Cibinuang, Talahab, Citangtu, Bayuning, Tinggar, Ciherang, Cisukadana, Karangsari, Sagarahiang, Cikadu, Jambar, Kadugede, Windusari, Kertayuga, Sindangjawa, Margabakti, Nusaherang, Jagara, Objek Wisata Waduk Darma, Jagara Eko Park," tulis informasi tersebut.

Dampak pemadaman listrik tersebut tidak hanya dirasakan oleh warga pemukiman, tetapi juga dikeluhkan oleh para wisatawan yang tengah berkunjung ke kawasan kaki Gunung Ciremai.

Akibat terhentinya aliran listrik, pengunjung tidak dapat memesan kopi, maupun menikmati pemandangan gemerlap lampu kota Kuningan dari ketinggian. Hanya ada gelap sejauh mata memandang

Dari pantauan langsung di Sagof Coffee, objek wisata Talaga Surian, Kecamatan Cigugur, Kuningan pada Sabtu malam (20/6), kondisi yang gelap gulita akibat pemadaman listrik jadi pemandangan yang harus disaksikan wisatawan.

Para pengunjung terpaksa menggunakan lampu kilat (flash) dari ponsel mereka untuk makan dan beraktivitas di area kedai. Selain itu, kedai tidak dapat menyajikan minuman kopi olahan, karena mesin barista tidak berfungsi tanpa daya listrik.

Suasana mati lampu di  Sagof Caffe Talaga Surian KuninganSuasana mati lampu di Sagof Caffe Talaga Surian Kuningan Foto: Fahmi Labibinajib/detikJabar

Salah satu pengunjung asal Bekasi, Ali (24), mengungkapkan kekecewaannya. Menurutnya, pemadaman listrik sudah terjadi sejak sore hari, sehingga ia tidak dapat memesan kopi dan gagal menikmati pemandangan dengan jelas.

"Sangat disayangkan, jauh-jauh dari Bekasi, kebetulan direkomendasi teman ke tempat sini. View-nya bagus. Eh, malah mati lampu. kalau siang mungkin tidak masalah lah ya. Cuma ada beberapa keluhan seperti kayak tidak bisa memesan kopi karena mungkin mati listrik kali . Terus ditambah mati lampunya ketika sore ke malam. Karena mati lampunya rata mungkin ya. Ya sudahlah," tutur Ali. Sabtu (30/6/2026).

Senada dengan Ali, pengunjung lainnya, Hafidz, juga menyampaikan keluhan serupa. Menurutnya, padamnya lampu sangat mengganggu aktivitas di kedai, terlebih area tersebut memiliki kontur tanah yang tidak rata sehingga ia harus bergantung pada cahaya ponsel untuk berjalan.

"Jelas menganggu. Tadi saja untuk jalan pakai senter HP karena masih mati lampu. Pesen kopi juga tadi nggak bisa. Jadi pesen makanan sama minuman saja yang nggak diolah sama mesin listrik," tutur Hafidz.

Sementara itu, pengelola Sagof Coffee, Agus, menjelaskan bahwa pemadaman listrik tersebut memang menyebabkan operasional kedai terhambat, terutama dalam menyeduh kopi.

Dia menilai kondisi ini sangat merugikan, karena pengunjung terpaksa beraktivitas dengan pencahayaan yang sangat terbatas. Ia berharap pemadaman serupa tidak terulang kembali, khususnya di kawasan destinasi wisata Kuningan.

"Ya pasti terganggu lah, otomatis kan operasional dia terganggu, kayak kopi jadi enggak bisa bikin. Harapannya sih jangan sering-sering lah. Kalau bisa jangan terjadi lah. Padahal kan nggak ada saingan PLN tuh," pungkas Agus.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.