TRIBUNSUMSEL.COM - Umat Islam biasanya mengerjakan puasa sunah di hari Senin, namun tak jarang pula yang memanfaatkannya untuk mengerjakan puasa qadha Ramadhan.
Bagi umat Islam yang masih memiliki utang puasa, bisa mengerjakan puasa senin kamis dan qadha ramadhan sekaligus.
Puasa qadha merupakan puasa yang dilaksanakan untuk mengganti atau membayar utang puasa Ramadhan.
Dosen Fakultas Syariah UIN Raden Mas Said Surakarta, Shidiq, M.Ag melalui tayangan Tanya Ustaz Tribunnews.com menjelaskan bahwa hukumnya wajib mengganti puasa atau membayar puasa di hari lain setelah Ramadhan.
Bagi umat Muslim yang ingin mengganti puasa dapat melakukannya di hari apa saja, selama hari tersebut bukan hari haram untuk berpuasa.
Selain itu, bisa juga dilakukan bersamaan dengan hari Senin atau Kamis untuk mendapatkan beberapa pahala puasa sekaligus.
Nawaitu Shouma Ghodin 'an qadaa'in fardho ramadhoona lillahi ta'alaa
Artinya, "Saya niat puasa esok hari karena mengganti fardhu Ramadan karena Allah Ta'ala".
Niat Puasa Qadha Ramadan harus dibaca sebelum waktu fajar atau waktu Subuh, seperti saat mengerjakan Puasa Ramadan.
Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi taa'ala
"Saya niat puasa sunnah hari Senin, sunnah karena Allah Taala."
Nawaitu shauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi ta'ala
"Saya niat puasa sunnah hari Kamis, sunnah karena Allah Taala.
Tata cara puasa qadha Ramadhan tidak jauh berbeda dengan puasa Ramadhan, rukun dan syarat sahnya pun sama.
1.Menghitung utang puasa di bulan Ramadhan, pastikan tidak kurang.
Jika tidak berpuasa selama 5 hari, maka wajib mengganti sebanyak 5 kali. Apabila lupa, maka dapat mengambil jumlah maksimal yang diingat. Misalnya, bila ragu antara 6 atau 7 kali, sebaiknya ganti sebanyak 7 kali.
2. Membaca niat dalam hati di malam hari atau sebelum waku fajar.
3. Makan sahur
4. Menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, baik makanan, minuman, atau hal-hal lain.
Berbuka puasa saat matahari terbenam atau ketika azan Maghrib berkumandang.
Memperbanyak amalan sunah, seperti berzikir, membaca alquran, dan melaksanakan salat sunah
Baca juga: 3 Tingkatan Puasa Asyura, Panduan Amalan Sunnah Bulan Muharram dan Keutamaannya
Baca juga: Niat Puasa Asyura 10 Muharram 1448 H atau Kamis, 25 Juni 2026, Ini Keutamaannya