Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Proses pemulangan jamaah haji Aceh musim haji 1447 H/2026 M terus berlangsung. Hingga Minggu (21/6/2026), sebanyak 2.351 jamaah haji Aceh telah kembali ke tanah air melalui debarkasi Aceh atau Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang.
Sementara jamaah sisanya, saat ini sudah berada di Madinah dan sedang menunggu jadwal kepulangan ke Aceh, yang akan diberangkatkan setiap hari hingga 30 juni nanti.
Tadi malam, jamaah yang tergabung dalam kloter 7 juga sudah meninggal Bandara Pangeran Mohammad Abdul Aziz di Madinah.
Mereka dijadwalkan mendarat di Blang Bintang, Aceh Besar pagi ini, Senin (22/6/2026) pukul 10.15 WIB.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi/Debarkasi Aceh, Drs H Arijal, M.Si, mengatakan, seluruh proses pemulangan jamaah yang telah tiba di Debarkasi Aceh berlangsung aman, tertib, dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Baca juga: Jamaah Haji Nagan Raya Tiba di Tanah Air pada 24 Juni, Pemkab Siapkan Penjemputan
“Alhamdulillah, kloter 1 sampai kloter 6 dengan jumlah 2.351 jamaah haji Aceh dari berbagai kabupaten/kota telah tiba kembali di Bumoe Aceh. Seluruh proses pemulangan berjalan sesuai jadwal, tertib, dan lancar,” ujar Arijal.
Ia mengatakan berdasarkan data PPIH Embarkasi Aceh, jumlah jamaah haji Aceh yang diberangkatkan ke tanah suci pada musim haji 1447 H/2026 M mencapai 5.484 orang.
Dari jumlah tersebut, 15 jamaah dilaporkan wafat selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Saat ini, sebanyak 2.725 jamaah masih berada di Madinah. Jumlah tersebut terdiri atas jamaah kloter 7 hingga kloter 12 yang sedang menjalani rangkaian ibadah dan ziarah di Kota Nabi.
Selain itu, PPIH Aceh juga mencatat terdapat 8 jamaah yang masih menjalani perawatan, terdiri atas lima jamaah di Makkah dan tiga jamaah di Madinah. Kondisi mereka terus dipantau dan dikoordinasikan oleh petugas haji bersama pihak rumah sakit setempat.
Arijal menegaskan bahwa PPIH Embarkasi Aceh terus memastikan seluruh layanan debarkasi berjalan optimal hingga seluruh jamaah kembali ke daerah asal masing-masing.
“Kami terus memastikan kesiapan seluruh layanan Debarkasi Aceh dalam melayani dhuyufurrahman. Koordinasi intensif dilakukan dengan PPIH Arab Saudi, PPIH Pusat, petugas kloter, serta seluruh unsur PPIH Debarkasi Aceh agar proses pemulangan jamaah berjalan aman, nyaman, dan lancar,” katanya.(*)