Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rizwan I Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Masyarakat Desa Alue Wakie, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, berharap pemerintah pusat segera membangun kembali jembatan rangka baja yang putus akibat diterjang banjir bandang.
Jembatan sepanjang 135 meter tersebut rusak dan putus saat banjir bandang melanda wilayah itu pada November 2025. Akibatnya, sekitar 100 kepala keluarga (KK) di desa tersebut sempat terisolasi.
Hingga kini, atau sekitar tujuh bulan pascabencana, warga Alue Wakie masih terpaksa menggunakan rakit untuk menyeberang karena belum ada kepastian kapan pembangunan kembali jembatan tersebut akan dilakukan.
Baca juga: Bupati Nagan TRK Minta Jembatan Alue Wakie Segera Dibangun, Saat Meninjau Dampingi Anggota DPR RI
Menurut warga, sejumlah pihak dari pemerintah pusat telah beberapa kali turun ke lokasi untuk meninjau kondisi jembatan di kawasan Gunong Kong. Namun, hingga saat ini masyarakat masih menunggu realisasi pembangunan yang dijanjikan.
Warga berharap Satgas Penanggulangan Bencana Alam maupun instansi terkait segera mengambil langkah konkret agar masyarakat tidak terus mengalami kesulitan akses.
“Sudah tujuh bulan warga terpaksa menggunakan rakit,” ujar Andi, seorang warga setempat.
Hal senada disampaikan Hardi. Ia berharap pemerintah pusat lebih serius dan segera memberikan kepastian mengenai pembangunan kembali jembatan tersebut.
“Kami berharap ada kejelasan kapan jembatan ini dibangun kembali sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” katanya.(*)