TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dua nyawa terancam di tengah medan ekstrem, seorang anak Akbar (7) dan kerabatnya Basith (26) harus merangkak memanjat tebing curam untuk mencari pertolongan.
Setelah mobil yang mereka tumpangi terjun ke jurang sedalam sekitar 200 meter di jalur pegunungan Pulosari, Desa Wonosido, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Minggu (21/6/2026).
Dalam tragedi tersebut, sang ayah dari anak tersebut, Kholidin (39) meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca juga: 4 Penumpang Tewas Kecelakaan, Travel Tabrak Truk di Tol Lima Puluh
Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di jalur yang menghubungkan Kecamatan Lebakbarang dengan Petungkriyono.
Diduga kendaraan jenis Carry Futura 1.5 bernomor polisi B 1309 PKY yang ditumpangi tiga orang tersebut tidak kuat menanjak sehingga berjalan mundur sebelum akhirnya terperosok ke jurang.
Kepala Desa Wonosido, Winarso, mengatakan lokasi kejadian berada di kawasan pegunungan dengan medan yang cukup ekstrem.
Meski kondisi jalan sudah baik, jalur tersebut memiliki banyak tikungan, tanjakan, dan turunan curam yang membutuhkan kewaspadaan tinggi dari pengendara.
"Diduga mobil tidak kuat menanjak sehingga melaju mundur dan masuk ke jurang," ujar Winarso.
Peristiwa itu, sempat tidak diketahui warga karena lokasi kecelakaan jauh dari permukiman.
Namun, beberapa saat setelah kejadian, warga yang melintas mendengar teriakan minta tolong dari arah jurang.
Dari bawah jurang yang dalam, Basith dan Akbar berusaha menyelamatkan diri.
Dalam kondisi terluka akibat kecelakaan, keduanya memanjat tebing curam dan merangkak hingga mencapai badan jalan untuk meminta bantuan.
"Ada warga yang lewat dan mendengar teriakan minta tolong. Dua korban yang selamat berhasil naik ke atas dan meminta bantuan warga," kata Winarso.
Kisah perjuangan keduanya mengundang haru warga yang datang membantu proses penyelamatan.
Dengan kondisi fisik yang terluka, dan medan yang berat, mereka tetap berusaha keluar dari dasar jurang demi menyelamatkan nyawa.
Sementara itu, Kholidin ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban diketahui merupakan warga Dukuh Geritan Wetan, Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.
Meski berasal dari daerah tersebut, almarhum tercatat memiliki KTP Jakarta.
Plt Kepala Dusun Geritan, Sodikin, membenarkan identitas korban dan menyebut Akbar merupakan anak dari Kholidin.
"Yang meninggal dunia Kholidin. Akbar itu anaknya. Untuk kronologi lengkapnya kami belum mengetahui karena korban yang selamat masih belum bisa dimintai keterangan,' katanya.
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Lebakbarang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, membantu evakuasi korban, dan mengamankan area kejadian.
Kapolsek Lebakbarang, Iptu Daryanto, mengatakan tiga korban sempat dievakuasi menuju RSUD Kajen untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, satu korban dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga: Altis Ngebut Ugal-ugalan Picu Kecelakaan Beruntun Tabrak 2 Mobil Mewah Santa Fe dan Vellfire
"Anggota langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan," ujarnya.
Daryanto mengimbau, masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur pegunungan, terutama di wilayah Lebakbarang yang memiliki karakteristik medan berat dan berisiko tinggi.
Hingga Minggu sore, bangkai kendaraan masih berada di dasar jurang.
Proses evakuasi kendaraan diperkirakan berlangsung cukup sulit mengingat kedalaman jurang mencapai sekitar 200 meter, serta kondisi medan yang terjal dan sulit dijangkau. (Dro)