Pemain muda yang sedang naik daun, Hayden Hackney, mendapat peringatan bahwa kepindahan ke “klub besar” bisa menghambat perkembangan pesatnya jika ia tidak mengutamakan waktu bermain dibandingkan kontrak bernilai tinggi. Gelandang berusia 23 tahun itu kini menjadi pusat perhatian dalam perebutan transfer yang melibatkan Manchester United, Everton, dan Tottenham, menjelang tahun terakhir kontraknya di Stadion Riverside.
Hindari jebakan ‘klub yang salah’, ujar Deane
Mantan pemain internasional Inggris, Brian Deane, memperingatkan Hackney agar sangat berhati-hati di tengah minat besar sejumlah klub Premier League terhadap bintang Middlesbrough tersebut. Setelah Boro gagal promosi ke Premier League akibat kekalahan tipis 1-0 di final play-off melawan Hull City, gelandang tersebut diperkirakan akan menjadi salah satu talenta lokal paling diminati pada bursa transfer musim panas ini.
Deane, saat berbicara melalui situs penjualan tiket Piala Dunia 2026, menyampaikan kekhawatirannya bahwa kepindahan ke klub yang tidak tepat bisa menghentikan momentum sang pemain muda. “Ini situasi yang sulit karena dia masih muda. Saya merasa bahwa untuk perkembangan kariernya, mungkin diuji di level berikutnya akan baik secara pribadi, tetapi dia harus berhati-hati dalam memilih klub yang tepat untuk perkembangannya,” kata Deane kepada Ticombo. “Jika dia bergabung dengan klub yang salah, dia mungkin tidak mendapat waktu bermain yang cukup untuk melangkah ke tahap selanjutnya. Jadi ke mana pun dia pergi—jika memang pergi—keputusan itu harus dipikirkan matang-matang.”
Koneksi Michael Carrick di Old Trafford
Meski ada peringatan tersebut, daya tarik Old Trafford tetap kuat, terutama karena Michael Carrick dikabarkan memainkan peran penting dalam upaya Manchester United merekrut Hackney. Mantan legenda United itu telah melatih Hackney selama tiga musim dan mendukung langkah tersebut sebagai upaya memperkuat lini tengah Setan Merah. Keyakinan Carrick terhadap kemampuan sang pemain muda untuk beradaptasi di Premier League menjadi faktor utama di balik minat United.
Deane mengakui pentingnya peran Hackney bagi Boro, membandingkannya dengan sosok pengatur permainan di lapangan. “Jelas, Boro tampil luar biasa dengan dia di tim. Dialah pemain yang menguasai bola, seperti quarterback, dan keberadaannya satu musim lagi bisa membuat mereka berada dalam posisi untuk bersaing. Apakah Boro mau mengambil risiko mempertahankannya tanpa mencapai kesepakatan kontrak baru? Dan jika itu risiko, apakah mereka akan berkata, baiklah, kami harus melepasnya? Jika dia bergabung dengan salah satu klub besar, apakah ada kemungkinan dia bisa kembali dengan status pinjaman?” ujar Deane.
Everton muncul sebagai alternatif yang lebih stabil
Sementara United menawarkan sorotan kompetisi Eropa, Everton muncul sebagai destinasi potensial di mana Hackney mungkin memiliki peluang lebih besar untuk menjadi starter. Dengan The Toffees yang baru saja pindah ke stadion baru musim lalu dan tengah berupaya membangun stabilitas, Deane menilai klub asal Merseyside itu bisa memberikan lingkungan yang ideal bagi pemain seperti Hackney untuk terus berkembang di level tertinggi.
“Everton adalah klub yang sangat stabil. Saya pikir, dalam hal perekrutan, mereka bisa menawarkan lingkungan yang kondusif bagi pemain muda yang sedang berkembang, yang memiliki kemampuan bagus, dan mereka mampu memberikan itu,” jelas Deane. “Di bawah asuhan David Moyes, mereka memastikan transisi ke stadion baru berjalan lancar. Jadi, itu jelas tipe klub di mana Anda bisa melihat pemain muda seperti dia berkembang.”
Utamakan pengembangan dibanding gaji besar
Seiring Middlesbrough bersiap menerima tawaran setelah gagal promosi, sang playmaker harus memutuskan apakah ia siap bersaing di skuad bertabur bintang atau lebih baik mengambil langkah bertahap demi kariernya.
Deane menutup dengan menegaskan bahwa keputusan ini harus tepat bagi pemain dan klub. “Siapa pun yang membantunya mengambil keputusan ini harus mempertimbangkan banyak hal, bukan hanya soal uang... Uang akan datang dengan sendirinya. Yang penting adalah memastikan keputusan itu benar untuk dirinya dan Middlesbrough. Lupakan klub-klub lain, yang terpenting adalah pilihan klub yang tepat, kalau tidak, lebih baik dia tetap bertahan,” pungkasnya.