‘Diamlah!’ - Gary Lineker Membalas Candaan Micah Richards Soal ‘Pengkhianat’ Setelah Bergabung dengan Panel ITV di Piala Dunia 2026
Dewi Rahayu June 22, 2026 03:40 AM

Gary Lineker memberikan tanggapan tegas kepada Micah Richards setelah disebut sebagai “pengkhianat sejati” karena bergabung dengan tim liputan Piala Dunia milik ITV. Mantan pembawa acara Match of the Day itu membuat kejutan dengan muncul di studio jaringan saingan di New York menjelang laga antara Jerman dan Pantai Gading.

Pertukaran sindiran antara dua veteran siaran ini terjadi di New York, menandai momen lucu dalam hubungan profesional panjang antara Lineker dan Richards yang selama ini dikenal akrab di depan layar.

Selama 26 tahun menjadi salah satu pilar utama liputan olahraga BBC, kehadiran Lineker di studio milik pesaing jelas menimbulkan kehebohan di kalangan penggemar dan rekan-rekan lamanya. Richards, yang masih menjadi bagian dari tim komentator BBC untuk Piala Dunia 2026, tidak melewatkan kesempatan untuk menggoda rekan sekaligus pembawa acara The Rest is Football tersebut. Candaan antara keduanya memuncak saat sesi rekaman program digital mereka, di mana Richards dengan bercanda mencoba mengambil alih peran Lineker sebagai pembawa acara utama.

Dalam tayangan tersebut, Richards membuka siaran dengan berkata: “Halo dan selamat datang di The Rest is Football bersama saya.” Lineker langsung memotong dengan cepat, menegaskan: “Tunggu dulu Micah, itu tugas saya.” Richards tertawa sambil menimpali, “Lihat, tidak enak kan rasanya? Kamu benar-benar pengkhianat! 26 tahun penuh darah, keringat, dan air mata bersama BBC, lalu kamu pindah ke saingan mereka!”

Lineker yang terlihat terhibur dengan tudingan tersebut menunjukkan refleks khasnya sebagai penyiar kawakan. Pria berusia 65 tahun itu mematikan sambungan video dengan Richards, yang saat itu sedang berada di Manchester, sambil berkata, “Diamlah!” Momen tersebut kemudian menjadi viral di media sosial, memperlihatkan hubungan santai di antara keduanya meskipun kini bekerja untuk stasiun yang berbeda.

Di balik suasana santai itu, kepindahan Lineker ke ITV juga menjadi kesempatan baginya untuk melayangkan sindiran halus terhadap BBC. Ia secara terbuka menyatakan lebih menyukai liputan langsung di lokasi pertandingan, berbeda dengan keputusan BBC yang menyiarkan sebagian besar liputan awal turnamen dari Salford.

Saat perkenalannya di ITV, Lineker tidak lupa memuji suasana siaran langsung di lapangan. “Saya setiap hari melakukan acara untuk Netflix, kami berada di Times Square. Tapi saya benar-benar ingin datang dan melihat set kalian karena menurut saya luar biasa, dan saya bisa memastikan bahwa ini benar-benar nyata,” ujarnya. Pernyataannya ini selaras dengan komentar sebelumnya pada Mei lalu, ketika ia mengkritik konsep studio “kotak hijau” BBC di Salford dan mengatakan lebih menyukai atmosfer berada di pusat turnamen sesungguhnya.

Meskipun Lineker menyampaikan pujian kepada produksi ITV, jaringan saingan tersebut juga menghadapi tantangan tersendiri di Amerika Serikat. Sementara BBC tetap aman di Manchester, kru ITV di Brooklyn harus berjuang menghadapi cuaca ekstrem dan keluhan kebisingan dari penduduk sekitar yang berpotensi mengganggu siaran langsung mereka.

Angin kencang baru-baru ini memaksa pembawa acara Laura Woods dan para tamunya meninggalkan studio terbuka dan berlindung di dalam ruangan saat pertandingan antara Swiss dan Bosnia dan Herzegovina. Selain itu, tim produksi juga dilaporkan menghadapi gangguan suara dari pesta di atap hotel terdekat, membuktikan bahwa meskipun siaran di lokasi memberikan suasana “nyata”, hal itu juga membawa tantangan logistik yang tidak mudah diprediksi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.