Mantan bek Arsenal dan Chelsea, Ashley Cole, dikabarkan akan meninggalkan posisinya sebagai pelatih kepala klub Serie B, Cesena, setelah hanya memimpin delapan pertandingan. Setelah periode yang kacau dan gagal membawa tim ke babak play-off, pelatih asal Inggris itu diperkirakan akan dipecat ketika kontrak jangka pendeknya berakhir pada akhir bulan ini, mengakhiri awal karier kepelatihannya yang suram di Italia.
Awal yang buruk di Serie B
Cole ditunjuk oleh Cesena pada pertengahan Maret, menggantikan Michele Mignani ketika klub sedang berusaha keras mengejar posisi play-off. Namun, debutnya sebagai pelatih penuh waktu berubah menjadi mimpi buruk. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, pria berusia 45 tahun itu akan meninggalkan klub Italia tersebut ketika kontraknya habis pada 30 Juni.
Selama masa jabatannya yang singkat, Cole hanya mencatat satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan dari delapan laga yang dipimpinnya, membuat Cesena finis di posisi ke-11 klasemen akhir. Keputusan untuk memecat Mignani sejak awal sudah tidak disukai banyak pihak, dan mantan bintang tim nasional Inggris itu langsung menghadapi tantangan berat untuk mendapatkan dukungan dari para pendukung yang skeptis serta ruang ganti yang tidak puas.
Kemarahan suporter dan perubahan di dewan klub
Penunjukan Cole sebagian besar dipengaruhi oleh salah satu pemilik klub asal California, Mike Melby, yang mengenal sang mantan bek ketika mereka sama-sama berada di LA Galaxy. Namun, para penggemar Cesena tidak pernah menerima kehadirannya. Suporter bahkan melakukan protes terbuka sejak hari pertama dan sempat membentangkan spanduk kritis bertuliskan: "Ashley Cole? Tidak, terima kasih." Dengan kepemilikan klub yang sedang mengalami restrukturisasi internal, direktur olahraga baru, Andrea Mancini, kini diberi tugas untuk mencari pengganti yang lebih tepat. Klub pada dasarnya telah memutuskan untuk berpisah dengan pelatih yang tengah berada di bawah tekanan besar itu, menyadari besarnya ketidakpuasan yang melanda kota. Meski sempat muncul kabar bahwa beberapa anggota dewan mempertimbangkan perpanjangan kontrak mengejutkan, suasana umum yang tidak mendukung membuat rencana itu akhirnya dibatalkan sepenuhnya.
Mencari pengganti di pasar pelatih
Dengan keputusan untuk melanjutkan langkah tanpa Cole, manajemen Cesena telah mengonfirmasi pendekatan yang hati-hati dalam mencari pelatih baru. Direktur umum Corrado Di Taranto berbicara langsung tentang pencarian pelatih dua hari lalu, sekaligus menepis rumor bahwa mereka mungkin mempertahankan pelatih saat ini. Ia menyatakan: "Andrea Mancini bekerja dengan sangat teliti dan hati-hati dalam menilai setiap kandidat, karena keputusan ini membutuhkan waktu yang tepat agar menjadi pilihan terbaik, bukan sekadar yang tercepat atau paling aman." Nama-nama seperti Emanuele Troise dan Stefano Vecchi kini muncul sebagai kandidat utama dalam daftar pendek klub, menunjukkan perubahan arah menuju pelatih yang telah berpengalaman di divisi bawah Italia yang kompetitif.
Langkah berikutnya bagi Cesena dan Cole
Cesena disebut telah menghentikan sementara pembicaraan awal dengan Guido Pagliuca sambil memperluas pencarian mereka untuk pelatih kepala yang lebih andal menjelang kamp pra-musim mendatang. Sementara itu, Cole harus mengevaluasi kembali langkahnya setelah masa kepelatihan singkatnya di Italia berakhir dengan hasil buruk. Legenda Chelsea tersebut mungkin perlu mencari posisi sebagai asisten pelatih kembali untuk membangun ulang reputasinya yang kini tercoreng di dunia manajemen sepak bola.