TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kabar baik sekaligus tantangan besar menghampiri Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kalimantan Timur (Kaltim).
Usai Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kaltim disebut, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen turun langsung melakukan konsolidasi ke daerah-daerah, termasuk Kaltim.
Namun, kunjungan tersebut hanya akan terealisasi apabila struktur kepengurusan PSI di tingkat akar rumput telah terbentuk secara utuh.
Komitmen itu diungkapkan Ketua DPW PSI Kaltim Andi Adi Wijaya usai Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI Kaltim di Samarinda, Minggu (21/6/2026).
Baca juga: Kaesang Pangarep Beri Instruksi Tegas, PSI Kaltim Fokus Amankan Tiket Verifikasi Faktual
"Pak Jokowi berkomitmen turun ke daerah-daerah. Tinggal tergantung kesiapan kita," ujar Andi.
Menurutnya, kedatangan Jokowi sangat bergantung pada keseriusan seluruh pengurus kabupaten dan kota dalam merampungkan pembentukan Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) hingga tingkat kelurahan dan desa.
"Kalau ada kabupaten atau kota yang sudah membentuk 100 persen DPRT, kemungkinan besar Bapak Jokowi akan datang ke Kaltim," katanya.
Meski demikian, Andi belum bersedia memastikan kapan mantan Presiden RI tersebut akan berkunjung.
Mengingat Pemilu 2029 masih menyisakan sekitar tiga tahun, fokus utama partai saat ini adalah memperkuat organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
Selain mempersiapkan kunjungan Jokowi, PSI Kaltim juga tengah mematangkan persiapan menghadapi verifikasi faktual partai politik. Penguatan struktur organisasi menjadi pekerjaan utama yang terus dikebut.
Andi menjelaskan, pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan hampir rampung. Dari total 105 kecamatan yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Kaltim, sebanyak 95 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah terbentuk.
"Kalau DPC sudah sekitar 95 persen. Dari 105 kecamatan, tinggal sekitar 10 yang belum terbentuk. Mudah-mudahan dalam waktu dekat semuanya selesai," ujarnya.
Setelah struktur kecamatan rampung, fokus berikutnya adalah pembentukan DPRT di seluruh kelurahan dan desa.
Menurut Andi, penguatan organisasi juga diperkuat dengan bergabungnya sejumlah tokoh baru yang diharapkan mampu meningkatkan elektabilitas partai.
Meski hingga kini PSI belum memiliki kursi di DPR RI maupun DPRD provinsi dan kabupaten/kota di Kaltim, Andi tetap optimistis menghadapi Pemilu 2029.
Ia mengibaratkan kondisi PSI saat ini jauh lebih siap dibanding pemilu sebelumnya.
"Kalau dulu PSI belum punya motor, sekarang kami sudah punya motor. Motornya hybrid, bisa pakai listrik, bisa pakai bensin," kelakarnya yang disambut tawa peserta Rakorwil.
Optimisme tersebut juga sejalan dengan target yang dipasang Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep saat menghadiri Rakorwil PSI Kaltim di Ballroom Hotel Fugo, Samarinda, Sabtu (20/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Kaesang meminta seluruh kader bekerja lebih keras agar PSI mampu menjadi salah satu partai pemenang pada Pemilu 2029.
"Yang penting ke depan, pada 2029 kita harus pastikan partai ini menjadi salah satu partai pemenang di Indonesia," tegas Kaesang.
Rakorwil tersebut juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPW dan DPD PSI se-Kaltim yang dihadiri jajaran pengurus DPP, DPW, hingga pengurus kabupaten dan kota.
Dalam arahannya, Kaesang mengapresiasi semangat kader yang datang dari berbagai daerah di Kaltim, bahkan sebagian harus menempuh perjalanan darat berjam-jam demi mengikuti Rakorwil.
Namun, ia juga memberikan sejumlah catatan evaluasi, terutama terkait materi publikasi partai dan konsistensi kader dalam menyampaikan pesan-pesan politik kepada masyarakat.
Di sela sambutannya, Kaesang mengundang tiga kader dari DPC Sepaku, Bentian Besar, dan Muara Bengkal untuk menyampaikan kondisi organisasi di daerah masing-masing. Ketiganya mengaku bergabung dengan PSI tidak lepas dari figur Jokowi
Pengakuan tersebut memancing kelakar Kaesang.
"Dari tiga sampel ini, sama seperti di beberapa daerah lain, kesimpulannya masuk PSI karena beliau," ujar Kaesang sambil menunjuk foto Jokowi di panggung.
"Tidak apa-apa. Demi membesarkan partai saya rela mengalah. Tapi ada juga daerah lain yang masuk PSI karena figur saya," candanya yang langsung disambut gelak tawa kader.
Sementara itu, Andi juga melaporkan perkembangan jumlah anggota PSI di Kaltim yang terus meningkat. Hingga pertengahan 2026, jumlah kader telah menembus lebih dari 11 ribu orang.
Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan hasil kerja kader yang aktif melakukan perekrutan hingga ke tingkat akar rumput.
Andi menambahkan, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi penyemangat baru bagi kader PSI untuk mengawal pemerataan pembangunan di Kalimantan Timur.
"Kami bersemangat menjadi pemenang pemilu untuk rakyat Kalimantan Timur dan mewujudkan pembangunan yang dicontohkan Bapak Joko Widodo," ujarnya.
Menutup sambutannya, Andi mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar mengesampingkan ego kelompok dan menjaga amanah organisasi.
"Saya yakin dengan semangat persatuan, kerja keras, dan pengabdian yang tulus, PSI Kalimantan Timur akan tumbuh menjadi kekuatan politik baru yang diperhitungkan," katanya.
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) langsung memasang target kepada jajaran pengurus di Kalimantan Timur (Kaltim) usai pelantikan pengurus baru dan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Kaltim.
Seluruh pengurus di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota diminta segera merapatkan barisan dan menuntaskan pembenahan organisasi sebagai persiapan menghadapi verifikasi administrasi dan verifikasi faktual partai politik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Instruksi tersebut disampaikan Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, usai menghadiri Rakorwil PSI Kaltim di Ballroom Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Bestari, kunjungan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep ke Samarinda membawa misi penting setelah seluruh pengurus DPW dan DPD PSI se-Kaltim resmi dilantik.
Tahap berikutnya adalah memastikan seluruh perangkat organisasi siap menghadapi proses verifikasi.
"Ketua Umum menyampaikan bahwa PSI Provinsi Kalimantan Timur bersama seluruh DPD sudah resmi dilantik.
Karena itu, pekerjaan yang harus segera dituntaskan adalah seluruh persiapan menghadapi verifikasi administrasi dan verifikasi faktual," ujarnya.
Ia menegaskan, tidak ada waktu yang boleh terbuang. Mengingat tahapan verifikasi dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2027, seluruh energi partai kini difokuskan untuk memperkuat kelengkapan organisasi.
"Harus segera. Verifikasi faktual itu tahun depan, pertengahan 2027. Jadi sekarang kita tidak lagi berkonsentrasi pada kegiatan lain, kecuali menyelesaikan seluruh persiapan organisasi, administrasi, dan kepengurusan," tegasnya.
Untuk mendukung target tersebut, DPP PSI juga menyiapkan program pembekalan bagi kader di seluruh daerah. Pembinaan dilakukan secara simultan di berbagai provinsi agar kesiapan organisasi berjalan serentak.
Bestari mengatakan, jajaran DPP saat ini terus berkeliling ke berbagai daerah guna memastikan seluruh struktur partai siap menghadapi tahapan verifikasi.
"Tentu ada pembekalan. Kami mengerjakannya secara bersamaan di seluruh Indonesia. Dari Samarinda kami langsung melanjutkan agenda ke Lampung," pungkasnya.
Baca juga: 6 Fakta Rakorwil PSI Kaltim 2026, dari Kaesang Singgung Foto Jokowi hingga Target di Pemilu 2029
(TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy)