TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemilihan Wali Kota Samarinda baru akan digelar 2029 mendatang, namun peta politik di ibu kota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menghangat.
Sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai calon penerus kepemimpinan di Balai Kota, salah satunya Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri.
Meski namanya mulai masuk dalam bursa calon wali kota di Pilwali Samarinda 2029 nanti, Saefuddin Zuhri menegaskan saat ini dirinya masih memprioritaskan tugas sebagai wakil kepala daerah mendampingi Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
"Kalau ditanyakan dipersiapkan atau tidak, saya kira masyarakat bisa menilai.
Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Saefuddin Zuhri Soroti Peran Krusial Milenial Samarinda di Era Modern
Tapi saat ini saya konsentrasi bekerja sebagai Wakil Kepala Daerah Kota Samarinda, menjalankan amanah masyarakat, sekaligus menuntaskan visi dan misi yang telah kami tetapkan," ujarnya, dalam podcast bersama Tribun Kaltim di kediaman Wakil Wali Kota Samarinda, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Saefuddin Zuhri, fokus tersebut diperlukan karena Pemerintah Kota Samarinda tengah menghadapi tantangan besar, terutama setelah adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Kebijakan tersebut, kata dia, memaksa banyak pemerintah daerah melakukan penyesuaian terhadap berbagai program pembangunan, termasuk di Samarinda.
Meski demikian, kondisi itu justru menjadi pengalaman berharga dalam mengelola keuangan daerah secara lebih efektif.
"Di tahun pertama anggaran masih cukup baik. Memasuki tahun kedua, APBD mengalami penurunan.
Nah, di situ kita belajar bagaimana memanajemen anggaran agar pembangunan tetap berjalan," jelasnya.
Untuk menyiasati keterbatasan anggaran, Pemkot Samarinda memilih memangkas kegiatan yang dinilai bukan prioritas.
Sementara program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian utama.
Menurutnya, sektor kesehatan, pendidikan, serta berbagai program pelayanan dasar tetap dipastikan berjalan tanpa pengurangan.
Di sisi lain, Saefuddin mengakui biaya operasional pelayanan publik tidak mungkin ditekan secara signifikan karena aktivitas pemerintahan harus terus berlangsung.
Karena itu, langkah efisiensi dilakukan melalui penghematan di lingkungan perkantoran, termasuk mengimbau aparatur sipil negara untuk lebih hemat dalam penggunaan listrik.
"Misalnya, kalau ruangan tidak digunakan, AC dimatikan. Hal-hal kecil seperti itu bagian dari upaya memanajemen anggaran.
Kemudian kegiatan yang manfaatnya tidak besar bagi masyarakat juga kita kurangi," katanya.
Saefuddin juga mengaku optimistis terhadap masa depan pembangunan Samarinda.
Menurutnya, fondasi pembangunan yang telah dibangun Andi Harun menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan kota.
Ia merasa beruntung dapat terlibat langsung dalam proses tersebut sehingga memiliki kesempatan belajar sekaligus memahami kebutuhan pembangunan daerah.
"Itulah yang kami syukuri. Beliau bersama saya saat ini bisa membangun fondasi yang berkelanjutan sehingga nantinya memberikan manfaat yang lebih baik bagi masyarakat," ucapnya.
Saat kembali ditanya mengenai peluang maju sebagai calon wali kota pada Pilkada Samarinda 2029, Saefuddin belum memberikan jawaban tegas.
Ia menilai pembicaraan mengenai kontestasi politik merupakan hal yang wajar dalam dinamika demokrasi.
Namun, untuk saat ini seluruh perhatian masih diarahkan pada penyelesaian tugas sebagai wakil wali kota.
Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan apabila di kemudian hari terdapat aspirasi dan dukungan yang kuat dari masyarakat.
"Yang terpenting sekarang, doakan kami bisa bekerja dengan lancar, bekerja dengan baik sesuai harapan masyarakat, dan semoga apa yang kami lakukan bermanfaat bagi semua," katanya.
Diketahui Saefuddin Zuhri merupakan anak buah Surya Paloh alias politisi NasDem yang jadi pendamping Andi Harun di Pilkada Samarinda 2024.
Di Pilkada Samarinda 2024 lalu, pasangan Andi Harun-Saefuddin Zuhri berhasil menang melawan kotak kosong.
Sosok Saefuddin Zuhri bukan sosok asing dalam peta perpolitikan Kalimantan Timur.
Jejak karier pria kelahiran Kediri yang lahir 02 November 1966 dimulai di DPRD Kaltim, dari Anggota Badan Musyawarah, Badan Pembentukan Perda, Komisi III hingga Sekretaris Fraksi Demokrat - Nasdem.
Selain politisi Saefuddin Zuhri juga dikenal sebagai pengusaha.
Profil Saefuddin Zuhri
Sepak Terjang Saefuddin Zuhri
Baca juga: Alasan Wawali Samarinda Saefuddin Zuhri Dorong Laboratorium DLH jadi UPTD Mandiri
(TribunKaltim.co/Raynaldi Paskalis)