POS-KUPANG.COM, KUPANG- Tim Nasional Belanda semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026 setelah membungkam Swedia dengan skor telak 5-1 pada laga kedua Grup F yang berlangsung di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat, Minggu (22/6/2026) dini hari.
Kemenangan meyakinkan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua KPOTI Kota Kupang, Goris Takene, yang menilai penampilan skuad asuhan Ronald Koeman menunjukkan kualitas tim yang layak bersaing hingga babak final.
Sejak peluit awal dibunyikan, Timnas Belanda tampil agresif dan menguasai jalannya pertandingan. Striker Brian Brobbey menjadi pembuka pesta gol Oranje setelah memanfaatkan umpan matang Denzel Dumfries pada menit kelima.
Keunggulan Belanda bertambah pada menit ke-17. Kembali berawal dari pergerakan Dumfries di sisi kanan, Brobbey sukses menyambar umpan silang rendah untuk mencetak gol keduanya sekaligus membawa Belanda unggul 2-0 hingga turun minum.
Baca juga: Guru SDN Beumopu Optimistis Portugal Melaju ke Final Piala Dunia 2026
Memasuki babak kedua, Belanda tidak mengendurkan tekanan. Baru dua menit setelah kick-off, Cody Gakpo memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Penyerang Liverpool itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-54 dan membuat Belanda semakin nyaman memimpin 4-0.
Swedia sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-59 melalui Anthony Elanga yang memanfaatkan assist Alexander Isak. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk membangkitkan semangat tim Skandinavia itu.
Menjelang laga berakhir, pemain pengganti Crysencio Summerville melengkapi kemenangan Belanda menjadi 5-1 pada menit ke-89 sekaligus menutup malam gemilang Oranje.
Menurut Goris Takene, kemenangan besar tersebut tidak hanya menunjukkan ketajaman lini depan, tetapi juga menggambarkan kedewasaan permainan Belanda dalam mengontrol pertandingan.
Baca juga: Selebrasi Lokal Piala Dunia 2026, Dewa Sahadewa Soroti Magis Messi dan Ancaman Tim Afrika
"Belanda memperlihatkan permainan yang sangat rapi, disiplin, dan terorganisir di semua lini. Kekuatan utama mereka terlihat dari kemampuan menguasai bola dan membangun serangan secara efektif dari lini tengah ke lini depan. Setiap pemain memahami perannya sehingga aliran bola berjalan lancar dan mampu menciptakan banyak peluang berbahaya," ujar ASN Dinas Dikbud Kota Kupang ini.
Ia menilai duet Brian Brobbey dan Cody Gakpo menjadi ancaman serius bagi setiap lawan karena mampu memanfaatkan peluang dengan sangat efektif. Selain itu, keberadaan kapten Virgil van Dijk di lini belakang membuat pertahanan Belanda tampil kokoh dan sulit ditembus.
Goris juga memuji keseimbangan skuad Belanda yang dihuni kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda seperti Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch, Tijjani Reijnders, Nathan Aké, Micky van de Ven, Denzel Dumfries, hingga Donyell Malen.
"Jika konsistensi permainan seperti ini terus dipertahankan, saya optimistis Belanda bukan hanya lolos dari fase grup, tetapi juga menjadi salah satu kandidat kuat yang mampu mencapai final Piala Dunia 2026. Tim ini menunjukkan keseimbangan antara penguasaan bola, disiplin taktik, dan ketajaman di depan gawang. Itu merupakan modal penting untuk bersaing dengan tim-tim besar dunia," tegas mantan wartawan itu.
Kemenangan atas Swedia membuat posisi Belanda semakin kokoh dalam persaingan Grup F. Setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 melawan Jepang pada laga perdana, tambahan tiga poin ini membuka peluang besar bagi Oranje untuk melangkah ke babak berikutnya sebagai salah satu tim unggulan.
Dengan performa yang semakin meyakinkan dari pertandingan ke pertandingan, Belanda kini menjadi tim yang layak diperhitungkan dalam perebutan tiket menuju final Piala Dunia 2026.
Bagi Goris Takene, penampilan impresif saat menghadapi Swedia merupakan bukti bahwa Oranje sedang berada di jalur yang tepat untuk mengukir prestasi besar di turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.(yon)