Geramnya Ahmad Sahroni ke Pria DPO Penyekapan Wanita Rancaekek hingga Wajah Hancur: Tolong Karungin
Weni Wahyuny June 22, 2026 09:32 AM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat tengah mengusut tuntas kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang menimpa seorang perempuan berinisial YTR (29), warga Rancaekek, Kabupaten Bandung. 

Korban yang sempat hilang kontak dengan keluarganya selama tiga tahun tersebut kini ditemukan sedang menjalani perawatan di rumah sakit akibat sejumlah luka fisik yang dideritanya.

Melansir dari laman Kompas.com, Senin (22/6/2026) diketahui saat ini polisi sedang melakukan pengejaran intensif terhadap terduga pelaku, seorang pria berinisial TH (30). 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pertemuan antara korban dan terduga pelaku diketahui bermula dari sebuah acara konser musik, sebelum akhirnya terjadi dugaan penyekapan dalam kurun waktu yang cukup lama.

Kasus yang menimpa YTR ini langsung menyita perhatian publik luas, termasuk dari Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. 

Melalui akun Instagram pribadinya, Sahroni turut membagikan foto wajah terduga pelaku yang kini berstatus buron untuk membantu mempercepat proses penangkapan.

"Tersangka DPO Taufik. Masih menjadi buronan polisi. Kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita asal Rancaekek Bandung selama 3 tahun," bunyi keterangan dalam foto yang diunggah akun Instagram @ahmadsahroni88.

unggahan ahmad sahroni
BURONAN -- Ahmad Sahroni unggah foto terduga pelaku penganiayaan dan penyekapan seorang perempuan warga Rancaekek, Kabupaten Bandung yang saat ini masih menjadi buronan. (sumner: IG @ahmadsahroni88

Dalam caption unggahannya pada Minggu (21/6/2026), Sahroni juga meminta bantuan masyarakat luas jika melihat keberadaan pria tersebut.

"Tolong siapa yang lihat karungin dan bawa ke Polisi... tolongin," tulisnya.

Unggahan anggota dewan tersebut langsung dibanjiri komentar dari warganet. 

Banyak dari mereka yang mengecam aksi terduga pelaku, namun tidak sedikit pula yang mempertanyakan lambatnya proses penangkapan mengingat kasus ini sudah berjalan sangat lama.

"Perasaan kinerja POLISI kok lambat banget ya... Masa sampai sekarang PELAKUNYA masih belum dapat juga...!!! Susah banget kah melacak keberadaan pelakunya? Udah berapa hari masih buron mulu heran," tulis akun @alms**** menyuarakan kekecewaannya.

Sebagian warganet lain meluapkan kemarahan mereka dengan meminta agar pelaku diberikan sanksi sosial terlebih dahulu sebelum diserahkan ke pihak berwajib.

"Jangan dibawa ke polisi dulu… bawa ke masyarakat dulu biar dia menikmati bogeman warga, kalau sudah kelenger baru diserahkan ke yang berwajib," tambah akun @ching****.

"Kalau ketemu boleh izin salam olahraga dulu gak nih," timpal akun @hmana****.

Melihat respons yang masif, beberapa netizen memberikan saran taktis kepada Ahmad Sahroni agar pencarian TH bisa membuahkan hasil dalam waktu cepat.

"Bikin sayembara Pak, kasih uang bagi siapapun yang bisa bawa dia ke kantor polisi. Biar orang sekitarnya yang tadinya nutupin akhirnya lapor karena ada hadiahnya," tutup akun @firm***** dalam kolom komentar.

Hingga saat ini, pihak kepolisian dilaporkan masih terus melacak keberadaan TH guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Awal Mula Penyekapan, Berawal dari Konser Musik di Bandung 

Saat itu, korban berkenalan dengan terduga pelaku, TH, dalam sebuah acara konser musik yang digelar di kawasan Tritan Point, Kota Bandung. Hubungan asmara keduanya sempat dinilai normal oleh pihak keluarga.

Bahkan, TH diketahui sempat berkunjung satu kali ke rumah keluarga korban di Rancaekek. 

"Orang itu (TH) pernah dibawa ke sini (ke rumah di Rancaekek). Waktu itu, posisinya ada saya dan mamah. Kayak biasa aja tidak ada hal yang aneh. Ngobrol seperti biasa saja," ujar adik kandung korban, Syahrul Ulum (26), saat memberikan keterangan. 

YTR yang biasanya bekerja di kawasan Pasteur, Kota Bandung, dan menyempatkan pulang ke rumah seminggu sekali, mendadak menghilang secara misterius dan memutus kontak dengan keluarganya.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.